DJP Beraksi! Begini Cara Mereka Kejar Pajak dari Media Sosial

Rabu, 16 Jul 2025, 07:21 WIB
Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada Kementerian Keuangan semakin gencar memanfaatkan media sosial sebagai salah satu instrumen untuk memantau dan meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat. Langkah strategis ini digulirkan sebagai bagian dari upaya optimalisasi penerimaan negara di tahun anggaran 2026, seperti ditegaskan oleh Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu, dalam rapat kerja di DPR pada Senin (14/7).

Menurut Anggito, melalui penerapan data analytic dan pemantauan konten di media sosial, DJP berharap dapat mengungkap potensi ekonomi digital yang belum tergarap optimal melalui sistem pajak resmi. Strategi ini didukung pula oleh alokasi anggaran sebesar Rp?1,99?triliun yang digulirkan Kemenkeu untuk memperkuat infrastruktur, SDM, dan teknologi perpajakan pada 2026.

Lebih rinci, Direktur Peraturan Perpajakan I DJP, Hestu Yoga Saksama, menerangkan bahwa mekanisme pengawasan melalui media sosial dijalankan menggunakan metode “crawling”: mesin pencari otomatis yang menelusuri unggahan publik di platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Melalui cara ini, fiskus bisa mendeteksi pola “pamer kekayaan” seperti mobil mewah atau hunian premium yang ditampilkan di profil pengguna—lalu menyandingkan data tersebut dengan informasi yang tercatat di sistem perpajakan.

“Kami pantau harta yang dipampang di medsos,” kata Yoga dalam briefing di kantor pusat DJP. Kalau ditemukan ketidaksesuaian, DJP akan menghubungi langsung wajib pajak, memberikan edukasi, atau bahkan menerbitkan peringatan administratif. Pendekatan ini juga mencakup para influencer dan pengguna yang menerima endorsement, yang kini menjadi fokus pengawasan karena potensi penghasilan tak kasat mata.

Secara umum, langkah ini dilandasi niat menciptakan keadilan perpajakan: memastikan bahwa setiap warga, baik konvensional maupun digital, menunaikan kewajiban pajaknya secara setara. DJP berharap, melalui overhaul digital dalam sistem seperti Coretax, compliance risk management, dan sinergi data lintas sektor, pengaruh positif akan dirasakan Tahun Anggaran 2026 mendatang.

Terobosan ini juga respons atas tekanan fiskal yang menyentuh penerimaan negara. Pada semester I 2025, realisasi penerimaan pajak tercatat Rp?837,8?triliun - menurun 6,21% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Upaya digitalisasi dan pendalaman ekonomi melalui crawling pun jadi langkah penting untuk menutup celah fiskal dan menjangkau ekonomi online yang selama ini luput dari perpajakan.

Dengan semakin masifnya aktivitas digital, DJP menegaskan bahwa pemantauan melalui crawling bukan sekadar pengawasan, tetapi bagian dari upgrade sistem administrasi yang modern. Edukasi, pendataan, dan integrasi sistem menjadi tiga pilar utama yang didorong untuk memastikan keberhasilan reformasi perpajakan ini.

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.