- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS akan Kirim Senjata ke U...
AS akan Kirim Senjata ke Ukraina dan Siapkan Sanksi bagi Russia
Rabu, 16 Jul 2025, 01:05 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Senin (14/7) mengatakan akan mengirimkan senjata ke Ukraina melalui aliansi pertahanan Atlantik Utara NATO (North Atlantic Treaty Organization). Trump juga mengancam akan mengenakan tarif yang sangat berat dengan sasaran ke Russia, jika kesepakatan gencatan senjata tidak tercapai dalam 50 hari.
Trump mengumumkan kesepakatan dengan NATO terkait senjata untuk membantu Ukraina saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte di Oval Office.
âKami akan mengirimkan senjata kepada mereka dan mereka akan membayarnya,â kata Trump.
âKami akan memberlakukan tarif yang sangat berat jika kami tidak mencapai kesepakatan dalam 50 hari,â kata Trump mengenai Russia.
Trump menyatakan akan ada tarif sekunder sekitar 100 persen, lapor beberapa outlet media.
The Washington Times dalam laporannya seperti dikutip dari Antara menyebutkan kalau Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick mengklarifikasi bahwa yang dimaksud Trump adalah sanksi ekonomi ketika dia mengancam tarif sekunder terhadap Russia jika tidak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Ukraina dalam waktu 50 hari.
Berbicara kepada para wartawan setelah pertemuan di Oval Office, Trump mengatakan bahwa kesepakatan dengan para sekutu NATO telah selesai dan mendapatkan persetujuan penuh menurut The New York Times.
âKami akan mengirim mereka banyak senjata dari berbagai jenis," ungkap Trump. "Dan mereka akan mengirimkan senjata-senjata itu segera ke lokasi, ke lokasi perang, ke berbagai titik konflik, dan mereka akan membayar 100 persen biaya senjata-senjata itu.â
Trump juga mengatakan kepada para wartawan bahwa beberapa sistem Patriot akan tiba di Ukraina dalam beberapa hari ke depan, papar ABC (American Broadcasting Company) News.
Trump mengatakan bahwa negara-negara Eropa yang memiliki sistem Patriot akan memindahkannya ke Ukraina dan "mereka akan segera tiba," tambah ABC News.
Beri Tekanan
Sementara itu, Mark Rutte, berharap Tiongkok, India, dan Brasil memberikan tekanan kepada Russia terkait kemungkinan tarif yang akan diberlakukan oleh Trump atas perdagangan mereka dengan Moskow.
Rutte berkata kepada Fox News bahwa âIni sangat signifikan. Jadi hari ini, jika Anda berada di Beijing, di New Delhi, atau di Brasil, dan Anda tahu bahwa ini akan berdampak pada Anda.â
âAnda mungkin ingin menelepon (Presiden Russia) Vladimir Vladimirovich Putin, dan berkata âHei, kawan, kami masih membeli barang dari Anda, tetapi Anda harus bersikap serius dalam negosiasi gencatan senjata atau kesepakatan damai ini, kalau tidak, kami juga akan mendapat sanksi sekunder,â sambungnya.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
-
Makin Genting, AS Diisukan Siapkan Pasukan Darat untuk Serang Iran
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
-
Warga Perlu Didorong Ramai-ramai Membuat Biopori Guna Kurangi Dampak Banjir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.