Wagub Lampung: Perlu Pendampingan Orang Tua Sebelum Siswa Masuk Asrama

Senin, 14 Jul 2025, 16:24 WIB

Lampung Selatan -- Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela meminta kepada orang tua atau wali para peserta didik di Sekolah Rakyat dapat memberikan pendampingan sebelum siswa masuk ke asrama.

"Kepada orang tua atau wali dimohon agar dapat memberi pendampingan, didukung, dan memberi pemahaman kepada anak-anak sebelum pembelajaran dimulai pada akhir bulan ini, agar mereka siap saat memasuki asrama," ujar Jihan Nurlela di Lampung Selatan, Senin.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat memberi keterangan terkait pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik Sekolah Rakyat di Lampung. — Sumber: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

Ia mengatakan dengan adanya pendampingan aktif dari orang tua dan wali siswa sebelum pelaksanaan pembelajaran, serta sebelum masuk asrama dapat menjaga kondisi siswa tetap bugar.

"Karena pembelajaran ini baru akan dilaksanakan setelah selesai renovasi, pada akhir Juli nanti dan anak-anak akan terpisah dari orang tua. Jadi selama masa ini orang tua bisa memberi pendampingan dan pembekalan agar mereka siap di asrama, dengan mengajari menjaga kebersihan lingkungan, dan kesehatan tubuh sebelum sekolah," katanya.

Dia mengharapkan 75 orang siswa dan siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan semuanya dapat bersekolah dengan lancar di akhir Juli nanti.

Tanggapan tambahan dikatakan oleh salah seorang orang tua siswa Sekolah Rakyat asal Kabupaten Pesawaran, Parti Puspita Sari.

"Tentu sebelum pembelajaran akan terus kami awasi, supaya nanti bisa sekolah dengan baik apalagi di asrama. Saat ini anak kami bawa pulang dahulu setelah pemeriksaan kesehatan, karena belajarnya baru akhir bulan nanti karena sekarang masih renovasi," ujar Parti Puspita Sari.

Ia mengatakan upaya untuk memastikan anaknya tetap sehat sebelum masuk sekolah dilakukan sebab baginya melalui pendidikan di Sekolah Rakyat dapat memberi harapan bagi anaknya agar bisa mendapatkan penghidupan yang lebih baik dari kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan ayah sebagai seorang tukang sapu.

"Kami sangat bersyukur dan senang sekali karena terbantu oleh Presiden melalui sekolah ini. Kami orang tua akan selalu mendukung, mendoakan dan mempersilahkan anak-anak kami agar di didik di asrama supaya bisa meraih cita-cita setinggi-tingginya," ucapnya.

Dia berharap sebagai keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan, dengan adanya Sekolah Rakyat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui kegiatan pendidikan

  • Sekolah Rakyat

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.