Kim Jong-un Dukung Penuh Russia dalam Perang di Ukraina

Senin, 14 Jul 2025, 02:40 WIB

SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, memberikan dukungan penuh kepada Moskwa untuk perang di Ukraina selama perundingan dengan Menteri Luar Negeri Russia, Sergei Lavrov, lapor media pemerintah Korut, Minggu (13/7).

Kunjungan Lavrov ke Korut merupakan yang terbaru dari serangkaian kunjungan tingkat tinggi oleh para pejabat tinggi Moskwa seiring kedua negara mempererat hubungan militer dan politik di tengah serangan Russia terhadap Kyiv.

Ket. Foto: Menlu Russia, Sergei Lavrov (kanan) berjabat tangan dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un, di Wonsan, pada Sabtu (12/7). — Sumber: AFP/RUSSIAN FOREIGN MINISTRY

Pyongyang pun telah mengirim ribuan pasukan ke wilayah Kursk Russia untuk mengusir pasukan Ukraina dan juga telah memasok peluru artileri dan misil kepada tentara Russia.

Moskwa mengatakan perundingan Lavrov dengan Kim berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat. “Lavrov menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Pyongyang atas perannya di Kursk dan dukungannya terhadap operasi Russia,” ungkap Kementerian Luar Negeri Russia dalam sebuah pernyataan.

Moskwa juga mengatakan kedua belah pihak sepakat bahwa Barat harus disalahkan atas meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea.

Pertemuan di Wonsan

Kementerian luar negeri sebelumnya mengunggah video di Telegram yang memperlihatkan Kim dan Lavrov berjabat tangan dan berpelukan.

Disebutkan bahwa pembicaraan tersebut diadakan di Wonsan, sebuah kota di pesisir timur Kout, tempat sebuah resor besar dibuka awal bulan ini.

Kim mengatakan kepada Lavrov bahwa Pyongyang siap mendukung tanpa syarat semua langkah yang diambil oleh kepemimpinan Russia terkait penanggulangan akar penyebab krisis Ukraina, demikian lapor KCNA.

Pemimpin Korut juga menyatakan keyakinan kuat bahwa tentara dan rakyat Russia pasti akan meraih kemenangan dalam mencapai tujuan suci membela martabat dan kepentingan dasar negara.

Kim pun memuji kepemimpinan luar biasa (Presiden Vladimir) Putin, demikian menurut laporan KCNA seraya menyatakan bahwa Kim dan Lavrov juga membahas hal-hal penting untuk melaksanakan dengan setia perjanjian yang dicapai pada pertemuan puncak bersejarah Korut-Russia pada Juni 2024.

Menjelang kunjungan Lavrov baru-baru ini, Russia mengumumkan akan memulai penerbangan dua kali sepekan antara Moskwa dan Pyongyang.

Lavrov memuji Wonsan sebagai objek wisata yang bagus, dan menambahkan: "Kami berharap tempat ini akan populer tidak hanya di kalangan warga lokal, tetapi juga di kalangan warga Russia."

KCNA juga mengeluarkan pernyataan mengenai pertemuan antara Lavrov dan Menlu Korut, Choe Son Hui, dengan mengatakan bahwa hubungan kedua negara kini telah menjadi aliansi yang tak terkalahkan.

Moskwa menyatakan dukungan tegasnya kepada pihak Korut dalam upayanya yang adil untuk mempertahankan keamanan negara selama pertemuan tersebut, kata KCNA.

Kedua belah pihak pun telah menekankan tekad mereka untuk bersama-sama melawan aspirasi hegemoni pemain ekstra-regional, yang menyebabkan meningkatnya ketegangan di Asia Timur Laut dan di seluruh kawasan Asia-Pasifik, kata Kementerian Luar Negeri Russia. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.