- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kecewa dengan Putin, Trump...
Kecewa dengan Putin, Trump akan Kirim Rudal Patriot ke Ukraina untuk Bantu Lawan Russia
Senin, 14 Jul 2025, 08:50 WIBJOINT BASE ANDREWS - Presiden Donald Trump, Minggu (13/7) mengatakan, Amerika Serikat akan mengirim sistem pertahanan udara Patriot ke Ukraina untuk membantun melawan Russia, karena hubungannya dengan Presiden Vladimir Putin memburuk.
"Kami akan mengirimkan Patriot kepada mereka, yang sangat mereka butuhkan," kata Trump, tanpa menyebutkan jumlahnya, dua minggu setelah Washington mengatakan akan menghentikan beberapa pengiriman senjata ke Kyiv.
"Saya belum sepakat jumlahnya, tapi mereka akan punya beberapa karena mereka memang butuh perlindungan," ujarnya kepada wartawan.
Pengiriman senjata tersebut akan menjadi bagian dari kesepakatan baru yang menurut Trump akan melibatkan NATO yang membayar AS untuk beberapa senjata yang dikirimnya ke Ukraina.
"Pada dasarnya kami akan mengirimkan mereka berbagai peralatan militer yang sangat canggih dan mereka akan membayar kami 100 persen untuk itu," kata Trump kepada wartawan.
Presiden AS mengulangi bahwa dia "kecewa" terhadap Putin.
Ketika pertama kali kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari, Trump bersikeras dapat bekerja sama dengan pemimpin Russia untuk mengakhiri perang, tetapi dia semakin frustrasi karena rudal Russia terus berlanjut tanpa ada tanda-tanda gencatan senjata.
"Putin benar-benar mengejutkan banyak orang. Dia bicara manis, lalu dia mengebom semua orang di malam hari," kata Trump yang kesal.
Utusan khusus AS Keith Kellogg dijadwalkan memulai kunjungan terbarunya ke Ukraina pada hari Senin.
Trump juga mengatakan akan bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte pada hari Senin, padahal sebelumnya ia mengatakan akan membuat "pernyataan besar... tentang Russia."
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.