DKI Jalankan Uji Coba Program Sekolah Swasta Gratis di 40 Sekolah, Ini Daftarnya
Senin, 14 Jul 2025, 15:53 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menjalankan uji coba (piloting) program sekolah swasta gratis di 40 institusi pendidikan terpilih di kota itu.
“Uji coba sekolah swasta gratis sudah dan sedang dilaksanakan di 40 institusi pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya bersamaan sekolah reguler lainnya,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (14/7).
Taga menjelaskan, kuota murid baru tahun ini sebanyak 4.932 dengan 142 rombongan belajar (rombel) atau siswa atau peserta didik yang terdaftar dalam satu kelas di 40 sekolah itu sebagai uji coba program sekolah swasta gratis tahun ajaran 2025/2026.
“Sudah ditetapkan seperti itu. Jadi, tidak boleh lebih. Misalnya SD Bhakti Luhur, rombelnya satu, jumlah kuota 32. Jadi, tak boleh lebih dari 32 siswa (yang mendaftar di tahun ajaran baru),” kata Taga.
Taga menjelaskan, sekolah yang mengikuti program sekolah swasta gratis juga tidak boleh menggunakan sistem kombinasi misalnya separuh siswa harus membayar dan separuh lagi gratis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Taga menegaskan, seluruh peserta didik yang masuk dalam 40 sekolah tersebut harus gratis.
“Iya (siswa lama juga) masuk program, semua dibiayai. Tapi untuk tahun ini ada 4.932 kursi sekolah swasta gratis yang disiapkan. Jadi, kami hanya menerima kuota 4.932 kursi itu,” kata Taga.
Taga menjelaskan, cara untuk mengawasi agar tidak melebihi kuota adalah melalui daftar pokok peserta didik (Dapodik).
“Setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), sekolah melapor ke Dapodik. Terus nanti difilter ke kita. Nanti bisa kena pinalti, bisa kena teguran (jika melanggar),” ujar Taga.
Adapun jumlah total keseluruhan siswa yang menjadi peserta dalam program sekolah swasta gratis di 40 daftar sekolah terpilih antara lain:
Jenjang SD
1. SD Bhakti Luhur, Petogogan, Jakarta Selatan dengan jumlah rombel tujuh dan maksimal 224 peserta didik.
2. SDS Bina Pusaka, Koja, Jakarta Utara, 10 rombel dan maksimal 320 peserta didik.
Jenjang SMP
1. SMP Muhammadiyah 32, Keagungan, Jakarta Barat dengan jumlah rombel sebanyak lima dan maksimal 180 peserta didik.
2. SMP Al Inayah, Kedoya Utara, Jakarta Barat, enam rombel dan maksimal 288 peserta didik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!