BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumut
Minggu, 13 Jul 2025, 19:40 WIBMEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatra Utara (Sumut) beberapa hari mendatang. Demikian disampaikan Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Christiani, Minggu (13/7).
"Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Sumut dilanda hujan setiap hari," ujar dia.
Berdasarkan data pengamatan stasiun BMKG Sumut, tercatat intensitas hujan berada pada kategori sedang hingga lebat. Nilai intensitas hujan tertinggi tercatat di pos hujan Stasiun Geofisika Deli Serdang sebesar 142 milimeter.
Sedangkan menurut BBMKG Wilayah I Medan sebesar 67,5 milimeter, serta pengamatan Stasiun Klimatologi Sumut sebesar 76.8 milimeter. Sementara nilai kecepatan angin maksimum tertinggi tercatat di Stasiun Meteorologi Aek Godang sebesar 30 m/s2.
Berdasarkan analisis kondisi atmosfer, fase MJO (Madden Julian Oscillation) berada pada fase 4 didukung aktifnya gelombang atmosfer.
Yang disebut belakangan ini merupakan gelombang Kelvin dan gelombang Rossby. Selain itu, terdapat pengaruh Monsun Asia yang membawa massa udara lembab dari Laut Tiongkok Selatan dan Samudra Hindia Barat Sumut.
Selanjutnya, analisis pola angin menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di wilayah Pantai Barat Sumatera Utara. Serta adanya konvergensi angin yang terjadi tepat di wilayah Sumatera Utara.
Faktor-faktor ini meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Serta disertai angin kencang dalam durasi yang cukup panjang hampir di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan pantauan citra radar selama satu minggu terakhir, terlihat adanya pertumbuhan awan signifikan dari siang hingga dini hari. Untuk lima hari ke depan, 13 hingga 17 Juli 2025, pola cuaca diperkirakan akan tetap sama seperti kondisi sekarang.
Terutama untuk wilayah Langkat, Deli Serdang, Karo, Kota Binjai, Medan, Gunung Sitoli, Nias, Nias Barat, Nias Utara, dan Nias Selatan. Kondisi yang sama juga dapat terjadi di Kabupaten Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal.
Berikutnya, Humbang Hasundutan, Sibolga, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Simalungun, Toba, Kabupaten Samosir dan Kabupaten Dairi. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan angin kencang yang telah terjadi dalam sepekan terakhir.
Mengingat cuaca bersifat dinamis, masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi terkini dari BMKG. Para kepala daerah juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD/TNI/POLRI setempat.
Mereka diminta untuk mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh Balai Besar MKG Wilayah I Medan, yaitu melalui media sosial Info BMKG Sumut. ils/I-1
- Sumatera Utara
- Cuaca Ekstrem
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Google Kerja Sama AI dengan Pentagon, Ratusan Karyawan Menentang
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
BMKG Prakirakan Seluruh DKI Jakarta Berawan pada Selasa Siang hingga Sore
-
Strategi Hyper-Personalization Bawa Indosat Tumbuh Kuat pada Awal 2026
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
-
Jumlah Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Jadi 15 Orang, 76 Luka-luka
-
Pemerintah Perkuat UMKM Pertanian Lewat Inovasi, Akses Pasar, dan KUR
Rakerna SP PLN 2026: 1.150 Pekerja PLN Komit Jaga Ketahanan Energi Nasional, Kawal Amanat Konstitusi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.