Pogacar Rebut Jersey Kuning

Jumat, 11 Jul 2025, 07:10 WIB

CAEN, PRANCIS — Pembalap asal Belgia, Remco Evenepoel, menunjukkan kelasnya sebagai spesialis uji waktu (time trial) dengan kemenangan di etape kelima Tour de France 2025, Rabu (9/7) malam waktu setempat. Meski kalah tipis, Tadej Pogacar justru mengambil alih jersey kuning. Dia mencatat sejarah sebagai pembalap pertama sejak era Eddy Merckx yang memegang tiga jersey utama sekaligus: klasemen umum, poin, dan raja tanjakan.

Dalam rute sejauh 33 km di sekitar kota Caen, Evenepoel mencatat waktu 36 menit 42 detik dengan kecepatan rata-rata luar biasa, 54 km/jam.

Ket. Foto: Pembalap Slovenia dari Tim Emirates-XRG UEA, Tadej Pogacar, merayakan kemenangannya di podium dengan jersey kuning di Caen, Prancis barat laut, Rabu (9/7) malam waktu setempat. — Sumber: Loic VENANCE / AFP

Pogacar, yang memulai hari dengan waktu identik dengan pemuncak klasemen sebelumnya Mathieu van der Poel, finis 16 detik di belakang pembalap Belgia tersebut dan unggul jauh atas pesaing utamanya, Jonas Vingegaard.

“Saya sangat senang dengan performakali ini. Hanya tertinggal 16 detik dari juara dunia dan juara Olimpiade. Itu sudah luar biasa. Tapi yang paling penting sudah selesai. Kami bisa terus melaju Tour ini,” ujar Pogacar.

Meski kini mengenakan jersey kuning, Pogacar enggan terlalu euforia. “Jersey ini terasa menyenangkan, tapi yang paling penting memakainya di Champs-Elysees. Saat ini, saya hanya ingin terus fokus,” tambahnya.

Pogacar kini unggul 42 detik atas Evenepoel di klasemen umum. Sedangkan Vingegaard terpaut 1 menit 13 detik di posisi keempat setelah hanya finis ke-13 di etape ini. Kevin Vauquelin, pembalap muda Prancis, mencuri perhatian publik tuan rumah dengan finis kelima dan naik ke posisi ketiga klasemen sementara.

“Saya benar-benar di atas awan. Melihat semua orang bersorak untuk saya. Ini luar biasa. Momen seperti ini mungkin hanya datang sekali seumur hidup,” ujar Vauquelin, 24 tahun, dengan nada emosional.

Sementara itu, Van der Poel yang start sebagai pemimpin klasemen harus puas finis di posisi ke-18, tertinggal 1 menit 44 detik, dan terlempar ke posisi enam secara keseluruhan.

Bagi Evenepoel, ini merupakan kemenangan kedua di Tour de France. Dia juga berjaya di etape time trial tahun lalu di Gevrey-Chambertin saat menjalani debutnya di La Grande Boucle.

Dia kini telah mengoleksi 64 kemenangan sepanjang karier, dengan 21 di antaranya dari nomor uji waktu. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.