Kuatkan Arah Pembangunan Nasional, DPRD Surabaya Dukung Sinkronisasi Pembangunan Kota dengan Pusat
Jumat, 11 Jul 2025, 19:52 WIBSURABAYA - Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai menyatakan dukungannya terhadap yang arah pembangunan Kota Surabaya makin sinkron dengan provinsi dan pusat seperti pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Selain makin memudahkan masyarakat mendapatkan layanan terbaik dan bisa menikmati hasil pembangunan, sinkronisasi ini akan menguatkan arah pembangunan secara nasional.
"Arah pembangunan Surabaya ini harus terkoneksi dan sejalan dengan RPJMD provinsi dan pusat. Di segala sektor," kata Bahtiyar Rifai di Surabaya, Jumat (11/7).
Ia mengatakan, mulai sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, transportasi, dan berbagai bidang. Di saat Surabaya memutuskan akan membangun sejumlah SD negeri dan SMP negeri baru, maka idealnya juga diikuti pembangunan SMA negeri baru.
"Dalam RPJMD 2025-2029 Surabaya setidaknya akan memiliki empat SDN baru dan sembilan SMPN baru," katanya.
Ia mengatakan, pembangunan pendidikan jenjang itu harus diikuti pembangunan SMAN baru agar masyarakat menikmati layanan terbaik di sektor pendidikan salah satunya wilayah barat seperti Sukomanunggal tidak ada SMAN.
Menurutnya, aset Pemkot Surabaya yang ada mestinya bisa dioptimalkan untuk realisasi sektor pendidikan tersebut karena akses sekolah negeri menjadi yang dinantikan warga.
"Namun dari arah RPJMD itu, saya tekankan harus tersosialisasikan ke masyarakat dengan baik. Bappeko harus menjalankan perannya. Libatkan kelurahan," kata Bahtiyar.
Ia mengatakan, masyarakat harus bersama menjaga kota ini dari membuang sampah di saluran karena saat ini ada sayembara di Surabaya, Dinas Lingkungan Hidup membuat sayembara yang berhasil memfoto pembuang sampah dapat Rp200 ribu.
Artinya harus ada kesadaran bersama bahwa membuang sampah di saluran dan sungai bisa berdampak tersumbatnya saluran serta menjaga kota adalah tugas bersama.
"Bappeko Litbang harus jadi play maker. Menjadi Guiden. Ada pembangunan skala prioritas terkait pembangunan. Tidak parsial," katanya.
Hal lain yang harus ditekankan dalam RPJMD soal sinkronisasi ini adalah di bidang transportasi seperti pembangunan double track Surabaya- Sidoarjo.
"Moda transportasi berbasis rel ini harus terkoneksi dengan angkutan feeder, Wira Wiri yang sudah ada saat ini," katanya.
Hal lain yang menjadi perhatian pimpinan dewan adalah keberadaan pasar yang belum menjadi jujugan warga untuk berkegiatan ekonomi dan skema menggandeng pihak ketiga adalah solusi.
"Pasar Blauran saya katakan sudah expired. Juga pasar yang lain yang belum menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat. Ada pasar di Citraland begitu ramai. Harus kolaborasi dengan pihak ketiga agar pasar ramai," kata Bahtiyar.
- Surabaya
- arah pembangunan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Aksi Hari Buruh di Surabaya
-
Depok Sukses dalam Pembangunan sehingga Dianugerahi Penghargaan Terbaik
-
UMK Batam 2026 Tembus Rp5,3 Juta, Tertinggi di Kepri saat Daerah Lain Masih Tertinggal
-
Pemprov Jatim Dorong Modernisasi Tambak Garam, Bangkalan Jadi Percontohan Teknologi Geomembran
-
Raphinha Sesumbar akan Cetak Gol Saat Lawan Timnas Argentina
-
Pagelaran Drama Musikal Anak Indonesia 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.