Gelombang Panas Di Eropa Picu Ribuan Kematian

Rabu, 09 Jul 2025, 20:05 WIB

JAKARTA - Sekitar 2.300 orang tewas karena kondisi terkait panas ekstrem selama gelombang panas 10 hari terakhir Juni hingga 2 Juli di 12 kota besar Eropa, menurut studi cepat dari Imperial College London bersama London School of Hygiene & Tropical Medicine  .

Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 kematian dikaitkan langsung dengan perubahan iklim akibat emisi gas rumah kaca, yang meningkatkan suhu hingga 4?°C di beberapa wilayah  .

Ket. Foto: — Sumber: Reuters

Kota seperti Barcelona, Madrid, London, Milan, dan Paris mencatat peningkatan suhu ekstrem, dengan sebagian besar populasi lanjut usia menjadi kelompok paling rentan—sekitar 88?% dari kematian akibat perubahan iklim dialami oleh individu di atas usia 65 tahun  .

Para peneliti menggunakan model epidemiologi dibandingkan dengan data kematian historis untuk memperkirakan jumlah korban yang sebenarnya seringkali tidak tercatat sebagai kematian akibat suhu; laporan mencatat bahwa Juni lalu termasuk bulan Juni terpanas ketiga secara global dan yang terpanas di Eropa Barat  .

Studi ini menegaskan bahwa gelombang panas bukan hanya ancaman iklim, melainkan pula krisis kesehatan masyarakat yang sering antre di balik layar dan tidak sepopuler peristiwa ekstrem lain seperti banjir atau kebakaran hutan  .

Layanan Iklim Copernicus menegaskan kondisi "sangat kuat" yang dirasakan mirip suhu 38?°C, termasuk malam malam tropis saat suhu tetap tinggi sehingga mengganggu pemulihan fisik  .

Para ilmuwan memperingatkan bahwa seiring peningkatan emisi gas rumah kaca, frekuensi dan intensitas gelombang panas di Eropa akan semakin sering terjadi dan tingkat kematiannya semakin tinggi—menuntut perbaikan sistem kesiapsiagaan publik terhadap kondisi ekstrem semacam ini.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.