Pustral UGM: Kebijakan Zero ODOL Tak Akan Ganggu Distribusi Logistik Nasional

Selasa, 08 Jul 2025, 05:55 WIB

YOGYAKARTA — Kebijakan Zero ODOL (Over Dimension Over Loading) yang tengah disiapkan pemerintah diyakini tidak akan menghambat distribusi logistik nasional. Hal ini disampaikan oleh pakar transportasi dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Iwan Puja Riyadi.

Menurut Iwan, tantangan dalam distribusi logistik tidak secara langsung disebabkan oleh kebijakan Zero ODOL, melainkan dapat diatasi melalui tanggung jawab pengusaha dalam menyesuaikan armada dan frekuensi pengiriman.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA/AUDYALWI

“Masalah distribusi bisa diatasi jika pengusaha menaati kapasitas kendaraan dan menambah jumlah pengiriman. Selama ini, praktik ODOL hanya menguntungkan segelintir pihak, tapi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan merusak infrastruktur,” ujarnya, Senin (7/7).

Ia menyoroti bahwa pelaku usaha kerap berdalih efisiensi, namun kenyataannya justru melanggar aturan dengan memaksakan muatan berlebih. Hal ini, lanjut Iwan, berkontribusi pada tingginya angka kecelakaan, terutama akibat rem blong yang sering terjadi karena beban kendaraan yang melebihi batas teknis.

“Truk dengan kapasitas maksimal 8 ton, jika diisi lebih dari itu, sistem pengereman bisa gagal berfungsi secara optimal. Ini bukan sekadar pelanggaran, tapi ancaman keselamatan,” tegasnya.

Iwan juga menekankan bahwa kendaraan ODOL mempercepat kerusakan jalan karena beban tak sebanding dengan kelas jalan yang tersedia. Akibatnya, negara harus menanggung biaya pemeliharaan jalan yang lebih besar.

Ia mengajak semua pihak untuk membedakan persoalan teknis kendaraan yang menjadi fokus Zero ODOL dengan isu distribusi logistik yang lebih luas. Menurutnya, kebijakan ini justru akan melindungi pelaku usaha yang taat aturan dan menciptakan keadilan dalam persaingan.

“Zero ODOL bukan sekadar aturan administratif, tapi bentuk perlindungan kolektif — untuk pengguna jalan, pengusaha yang jujur, dan keberlanjutan infrastruktur,” ungkapnya.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Logistik Nasional yang akan memuat sembilan rencana aksi implementasi Zero ODOL.

Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kemenhub, Yusuf Nugroho, menjelaskan bahwa sembilan aksi tersebut antara lain mencakup integrasi sistem pendataan angkutan barang berbasis elektronik, penguatan pengawasan dan penghapusan pungutan liar, pengaturan kelas jalan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, hingga peningkatan daya saing logistik melalui moda transportasi multimoda.

  • ODOL

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.