Gubernur Pramono Kukuhkan Pengurus Dai Muda Jakarta, Ajak Jadi Pembawa Harapan Baru

Minggu, 06 Jul 2025, 11:05 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri pengukuhan pengurus Yayasan Dai Muda Jakarta (DMJ) periode 2025–2030 yang berlangsung di Masjid Jami' Fajrul Islam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (5/7). Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan santunan kepada 75 anak yatim sebagai bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan dan sosial.

Gubernur Pramono mengajak para dai muda untuk menjadi pembawa harapan baru bagi Jakarta yang tengah bergerak menjadi kota global. Ia memberikan apresiasi atas kontribusi DMJ sebagai organisasi keagamaan yang turut memperkuat mental-spiritual generasi muda serta memperkokoh ketahanan sosial masyarakat Ibu Kota.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

“Hari ini saya menghadiri pengukuhan pengurus Yayasan Dai Muda Jakarta, dan saya cukup mengenal mereka. Organisasi ini berada di tangan yang tepat karena dipimpin oleh Kiai Syauqi MZ. Ini menunjukkan bahwa regenerasi dai muda di Jakarta berlangsung dengan baik,” ujar Pramono yang didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, dan Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono juga menyatakan kesediaannya menjadi pembina Yayasan Dai Muda Jakarta. Ia berharap para dai muda memiliki pemahaman agama yang mendalam dan menjaga integritas dakwah di tengah masyarakat yang plural dan dinamis.

“Saya sampaikan bahwa para dai muda harus diberikan kedalaman ilmu agama yang baik. Jangan sampai gaya hidup mereka tidak mencerminkan nilai-nilai yang mereka dakwahkan. Harus ada kesesuaian antara panggung depan dan panggung belakang,” tegasnya.

Gubernur menilai bahwa masa depan dai muda di Jakarta sangat menjanjikan, mengingat kegiatan keagamaan di Ibu Kota terus berlangsung secara konsisten dan terorganisasi dengan baik. Ia mendorong agar para dai muda aktif mengambil peran dalam mewarnai kehidupan sosial Jakarta yang semakin inklusif dan berorientasi global.

“Saya ingin para dai muda memiliki ruang aktivitas yang luas di Jakarta. Seperti kita ketahui, kegiatan keagamaan di Jakarta sangat masif dan tertata. Hal ini selaras dengan arah kebijakan kami dalam membangun kota yang religius, harmonis, dan modern,” tutup Pramono.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.