La Liga Spanyol: Villarreal Atasi Atletico, Akhiri Musim di Posisi Ketiga Klasemen

Senin, 25 Mei 2026, 08:18 WIB

VILA-REAL, SPANYOL — Villarreal menutup musim La Liga dengan gemilang setelah mengalahkan Atletico Madrid 5-1 dalam laga terakhir kompetisi, Senin (25/5) dini hari WIB. Kemenangan meyakinkan itu memastikan Villarreal finis di posisi ketiga klasemen akhir, sementara Atletico harus puas berada di peringkat keempat.

Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Marcelino Garcia Toral bersama Villarreal. Pelatih asal Spanyol itu menutup masa baktinya dengan kemenangan nyaman atas Atletico yang tampil tanpa semangat dan gagal memberikan perlawanan berarti.

Ket. Foto: Para pemain Villarreal melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam laga La La Liga kontra Atletico Madrid, Senin (25/5) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Posisi ketiga menjadi pencapaian terbaik Villarreal di La Liga dalam 13 tahun terakhir.

Kapten Villarreal, Dani Parejo, membuka pesta gol lewat eksekusi penalti pada menit ke-29. Pertandingan itu juga menjadi laga terakhir sang gelandang bersama klub yang dibelanya sejak 2020.

Gol Parejo memicu hujan gol Villarreal sebelum turun minum. Tiga menit berselang, Ayoze Perez menggandakan keunggulan tuan rumah lewat penyelesaian tajam di dalam kotak penalti.

Villarreal kemudian mencetak gol ketiga melalui Georges Mikautadze. Penyerang Georgia itu sukses menuntaskan serangan balik cepat setelah menerima umpan Perez, sementara bek Atletico Clement Lenglet gagal menghentikannya.

Atletico sempat memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Marc Pubill memanfaatkan sepak pojok Antoine Griezmann. Itu menjadi penampilan terakhir Griezmann bersama Atletico sebelum hijrah ke klub MLS, Orlando City SC.

Namun, harapan Atletico untuk bangkit tidak bertahan lama. Pape Gueye kembali memperbesar keunggulan Villarreal lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut atas gawang sebelum babak pertama usai.

Villarreal terus tampil agresif selepas jeda. Perez mencetak gol keduanya di awal babak kedua untuk memastikan dominasi penuh Yellow Submarine.

Momen emosional terjadi ketika Parejo ditarik keluar lapangan dan mendapat tepuk tangan panjang dari pendukung tuan rumah.

“Enam tahun yang luar biasa dalam hidup saya. Saya bangga dan bahagia dengan apa yang telah saya lakukan. Saya memberikan segalanya untuk klub ini,” ujar Parejo kepada Movistar.

Di kubu Atletico, pertandingan ini menjadi laga ke-800 Diego Simeone sejak menangani klub pada 2011. Namun, tonggak bersejarah tersebut berubah menjadi malam yang sulit dikenang.

Atletico menutup musim tanpa gelar setelah sebelumnya kalah di final Copa del Rey dan tersingkir di semifinal Liga Champions.

“Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Kami harus memperbaikinya musim depan, kami tidak boleh kebobolan sebanyak ini,” kata kapten Atletico, Koke.

“Kami mengakhiri musim dengan rasa pahit. Kegagalan di kompetisi piala dan performa buruk di La Liga membuat kami seharusnya bisa berada di posisi yang lebih baik,” lanjutnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.