Pramudya Iriawan Buntoro Resmi Jabat Dirut BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 04 Jul 2025, 14:40 WIB

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengangkat Pramudya Iriawan Buntoro sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang mengundurkan diri. Penunjukan tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden RI Nomor 63/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Direksi BPJS Ketenagakerjaan Sisa Masa Jabatan 2021–2026.

Pengangkatan ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi BPJS Ketenagakerjaan guna menjamin kesinambungan kepemimpinan serta kelangsungan pengelolaan jaminan sosial ketenagakerjaan secara profesional. Sebelumnya, Pramudya menjabat sebagai Direktur Kepesertaan dan memiliki peran krusial dalam memperluas cakupan peserta serta membangun kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Dalam pernyataannya, Pramudya menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan mempercepat implementasi program-program strategis yang telah dirancang. Ia menekankan pentingnya memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial secara merata kepada seluruh pekerja di Indonesia.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden, kami di jajaran direksi siap menjalankan seluruh program dan rencana strategis yang telah disusun sebelumnya. Di sisa periode ini, kami akan mempercepat perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta menjaga kualitas pelayanan optimal kepada peserta,” ujarnya.

Seiring dengan pengangkatan Pramudya sebagai Dirut, posisi Direktur Kepesertaan kini diisi oleh Eko Nugriyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan. Eko telah lama berkarier di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk sebagai Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta.

“Saya siap mengemban amanah yang diberikan ini, ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh pekerja Indonesia mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Mohon doa dan dukungannya agar amanah ini bisa saya jalankan dengan integritas, dedikasi, dan semangat melayani untuk pekerja Indonesia yang lebih sejahtera,” ucap Eko.

BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa rotasi kepemimpinan merupakan hal wajar dalam dinamika kelembagaan. Meski demikian, lembaga tetap menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang baik demi menjaga kepercayaan masyarakat dan peserta terhadap program perlindungan sosial.

Dari tingkat cabang, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulogebang, Dewi Mulya Sari, menyambut baik pergantian pucuk pimpinan ini. Menurutnya, seluruh cabang siap memperkuat sinergi untuk memperluas cakupan perlindungan dan digitalisasi layanan melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).

“Saya sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh jajaran pusat melalui pergantian kepemimpinan ini. Meski fokus utama kami adalah pelayanan kepada pekerja dan pemangku kepentingan, kami juga tak mengesampingkan sinergi antar-cabang. Melalui cabang Pulogebang, kami siap mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial, melaksanakan program penguatan digitalisasi seperti Jamsostek Mobile (JMO), serta memastikan masyarakat dapat mengakses layanan ini secara mudah dan optimal,” tutur Dewi.

Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi dua arah dengan perusahaan-perusahaan binaan dan komunitas lokal agar seluruh pekerja, baik formal maupun informal, mendapatkan edukasi serta akses yang memadai terhadap program jaminan sosial.

Dengan pengalaman panjang yang dimiliki Pramudya, serta dukungan penuh dari seluruh jajaran BPJS Ketenagakerjaan, lembaga ini diyakini akan terus meningkatkan kualitas layanan dan menjangkau lebih luas segmen pekerja untuk membangun sistem jaminan sosial ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.