- Home
-
- Megapolitan
-
- Pramono tanggapi keluhan k...
Pramono tanggapi keluhan komunitas olahraga soal pungutan di GBK
Jumat, 04 Jul 2025, 22:15 WIBJakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menanggapi adanya keluhan komunitas olahraga di Gelora Bung Karno (GBK) yang ditarik pungutan.
Pram menegaskan bahwa kegiatan komunitas tidak seharusnya dikenakan pungutan. Berbeda dengan olahraga-olahraga seperti padel dan bulutangkis yang dikenakan pajak hiburan.
"Kalau komunitas nggak, nggak kena. Jadi ini berbeda," kata Pram di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (4/7).
Menurut dia, pajak hiburan memang berlaku untuk jenis olahraga komersial seperti padel, bulutangkis, tenis, squash hingga biliar.
????Namun, untuk aktivitas komunitas yang sifatnya non-komersial, Pram menilai penarikan pungutan tidak tepat.
Pram menyebutkan GBK sepenuhnya dikelola pemerintah pusat melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memiliki kewenangan langsung untuk campur tangan soal pungutan di kawasan olahraga tersebut.
Meski begitu, Pram membuka opsi membantu komunitas dengan menyediakan alternatif fasilitas olahraga di area milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Kalau di GBK nggak bisa, pindah saja ke fasilitas kita di JIS atau Velodrome. Kami beri kebebasan," kata Pram.
Sebelumnya, viral di media sosial (medsos) terkait kegiatan komunitas bermain di area GBKÂ diduga dimintai biaya.
Keluhan itu disampaikan oleh seorang warga dari akun X-nya yang mengeluhkan adanya pungutan biaya sebesar Rp1,9 juta saat kegiatan komunitas sedang bermain di area GBK.
"Kegiatan komunitas bermain GRATIS dan semua orang boleh main. Aktivitas cuman permainan tradisional. tapi dipalakin sampe 1.9jt/kegiatan?," tulis akun tersebut.
"Terus buat apa bayar pajak? Kita juga ga pake lapangan khusus. tolong Pak gub @pramonoanung. di Bandung aja kita bisa aktivitas gratis," tulisnya.
"Tiap Jumat acara gratis, kita masih perhatiin blockingan biar ga ganggu akses jalan, ga pake speaker, panitia semua sukarela. masih diperas tiap minggu harus bayar 1.9jt? bjir. repot banget mau main bareng doang. Terus buat apa dibikin taman dan lainnya?," tulis akun tersebut.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Chelsea Akhiri Era Singkat Rosenior Usai Lima Kekalahan Beruntun
-
Meningkatkan Budaya Literasi di Barito Utara Melalui Lomba Bertutur
-
Pemprov DKI Tegaskan Perda KTR Bertujuan Tekan Angka Perokok Pemula
-
Pengamat Sebut Langkah Proaktif Polri Berhasil Tangani Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
-
Generasi Muda Diajak Pahami Pentingnya Asuransi Melalui Aktivitas Interaktif
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Selasa (10/3), UBS dan Galeri24 Kompak Turun
-
Prancis Gelar Pertunjukan Cahaya nan Megah di Patung Liberty pada Hari Kemerdekaan AS 4 Juli
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.