Kisruh, Jaksa Langsung Pisahkan Charlie Chandra dari Keluarga Meski Belum Vonis Pengadilan!

Jumat, 04 Jul 2025, 13:15 WIB

Tangerang - Pertarungan hukum atas lahan seluas 8,7 hektare di Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang memasuki babak baru. Meski kasusnya masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang Kelas I A Khusus, terdakwa Charlie Chandra justru sudah dijauhi jaksa dan keluarganya, sementara saksi dari pihak PT Mandiri Bangun Makmur (MBM) menegaskan legalitas pengelolaan lahan atas dasar kuasa waris.

Dalam persidangan lanjutan pada Rabu, (2/7), keterangan kunci datang dari Nono Sampono, Direktur PT MBM. Dia menjelaskan lahan bersertifikat SHM No. 5/Lemo telah dikelola PT MBM secara sah sejak 2015, berdasarkan kuasa dari ahli waris yang ditugasi memasang pagar dan menguasai fisiknya untuk pengembangan daerah setempat.

“Kami bukan tiba-tiba datang dan merampas lahan. Semua ada dasar hukumnya, termasuk dokumen RT/RW dan perizinan dari pemerintah daerah,” tegas Nono.

Saksi kedua, Kelana Dian Susanto, ahli waris keluarga The Pit Nio, memastikan pihaknya menyerahkan kuasa pengelolaan lahan seluas 87.100 m² kepada PT MBM sejak 2015, atas kesepakatan penuh. “Kami memilih MBM karena dianggap mampu mengelola dan membangun sesuai rencana tata ruang. Tidak pernah merasa keberatan sampai muncul klaim sepihak dari Charlie Chandra,” ujarnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menghadirkan saksi ketiga, Sukamto, seorang notaris. Ia mengaku pertama kali bertemu Charlie atas perantaranya seorang pegawai BPN Serang bernama Marimin, guna mengurus balik nama waris atas sertifikat tanah tersebut.

Menurut Sukamto, “Pak Marimin yang mengenalkan saya kepada Charlie Chandra … untuk mengurus balik nama waris pada sertifikat tanah.”

Charlie Chandra kini menghadapi dakwaan pemalsuan Akta Jual Beli (AJB) dan sertifikat yang diduga sudah disita karena mengandung cap jempol palsu ahli waris The Pit Nio. Ia sebelumnya telah mengajukan eksepsi atas surat dakwaan JPU, namun ditolak oleh majelis hakim. Sidang kini memasuki tahap pemeriksaan pokok perkara.

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

Berita Terbaru

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.