Al-Hilal Bidik Kejutan Lain Kontra Fluminense di Piala Dunia Antarklub

Jumat, 04 Jul 2025, 08:00 WIB

MIAMI, AMERIKA SERIKAT – Setelah menciptakan kejutan terbesar di Piala Dunia Antarklub sejauh ini, Al-Hilal kini mengincar satu tempat di semifinal saat menghadapi wakil Brasil, Fluminense, pada hari Sabtu (5/7) di Orlando.

Wakil Arab Saudi tersebut menggegerkan dunia sepak bola dengan menumbangkan Manchester City, lewat kemenangan dramatis 4-3 di babak 16 besar lewat perpanjangan waktu. Selain semangat dan determinasi tinggi, kemenangan itu juga ditopang oleh kedisiplinan taktik serta kualitas teknis yang solid.

Ket. Foto: Pelatih Al Hilal Simone Inzaghi — Sumber: AFP

Meski kemenangan atas tim asuhan Pep Guardiola telah menempatkan nama Al-Hilal dan sepak bola klub Timur Tengah di peta global, keberhasilan itu tak lepas dari sentuhan internasional dalam skuad mereka.

Pelatih asal Italia, Simone Inzaghi, yang baru bergabung menjelang turnamen, mengandalkan sejumlah nama berpengalaman seperti bek Portugal João Cancelo, eks Napoli Kalidou Koulibaly, serta gelandang Serbia Sergej Milinkovic-Savic. Nama terakhir menjadi pusat perhatian berkat penampilannya yang dominan saat melawan City dan bahkan diganjar pujian “fantastis” oleh Guardiola.

"Saya tidak perlu mengenal Sergej lebih jauh. Dia pemain luar biasa yang menggabungkan kualitas dan kuantitas," ujar Inzaghi usai laga. "Dia, seperti Koulibaly dan Cancelo, bisa berbicara bahasa Italia, jadi sangat membantu komunikasi kami di tim."

Milinkovic-Savic sendiri mengaku terinspirasi dengan kemenangan atas City. "Kami menunjukkan level kami sebenarnya. Ini prestasi bersejarah bagi klub dan negara," ujarnya kepada FIFA.com. "Kami bermain melawan salah satu tim terbaik dunia dan berhasil menang. Ini mendorong kami untuk percaya sampai akhir. Saya merasa dalam kondisi prima dan sudah paham filosofi Inzaghi. Sekarang kami harus terus percaya."

Skuad Al-Hilal juga diperkuat oleh pengaruh Brasil lewat nama-nama seperti Renan Lodi, Malcom, dan Marcos Leonardo—yang mencetak dua gol melawan City. Ketiganya diprediksi akan memainkan peran penting saat meladeni Fluminense di Stadion Camping World.

Fluminense sendiri bukan tanpa kejutan. Mereka melangkah ke perempat final dengan menumbangkan finalis Liga Champions Eropa, Inter Milan, 2-0. Skuad asuhan Fernando Diniz tampil konsisten selama fase grup, termasuk menahan imbang Borussia Dortmund tanpa gol.

Dengan bek veteran Thiago Silva (40 tahun) memimpin lini belakang, Fluminense menunjukkan ketahanan defensif yang solid serta kedisiplinan dalam bertahan.

Meski ini akan menjadi pertemuan kompetitif pertama antara kedua klub, Fluminense dan Al-Hilal memiliki sejarah unik yang menghubungkan mereka. Salah satu legenda Brasil, Rivellino—juara Piala Dunia 1970—pernah bermain untuk Al-Hilal usai meninggalkan Fluminense dan membawa klub asal Riyadh itu meraih gelar liga domestik.

Kini, saat kedua tim siap bentrok dalam laga sarat gengsi, Al-Hilal akan berharap momentum sensasional dari kemenangan atas Manchester City bisa terus berlanjut. Sementara Fluminense mengusung disiplin khas Brasil dan misi membawa Amerika Selatan kembali berjaya di level dunia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.