Disperindag Siapkan Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Harga Akhir Tahun
Selasa, 21 Okt 2025, 15:55 WIBTangerang -- Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang Banten telah menyiapkan strategi berupa pasar murah dalam mengantisipasi lonjakan harga pangan di triwulan keempat.
"Kita ada pasar murah yang menjual pangan dengan harga terjangkau dibandingkan di pasaran. Ini kita lakukan antisipasi lonjakan harga jelang natal dan tahun baru pada triwulan keempat," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi di Tangerang Selasa.
Sementara itu, harga sejumlah bahan pangan pokok di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Tangerang terpantau stabil tanpa adanya fluktuasi harga yang signifikan.
Pemkot Tangerang menilai kondisi stabilitas harga pangan pokok sejauh didukung ketersediaan stok yang memadai meski cuaca buruk sering terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
âKami terus memantau perkembangan harga terkini sejumlah bahan pangan pokok di pasar, hasilnya bisa dibilang cukup stabil, baik permintaan dan harga rata-rata semuanya stabil dibandingkan pekan kemarin,â ujar Suli.
Sementara itu, harga rata-rata beras premium hanya Rp15 ribu dari Rp15-16 ribu, minyak goreng curah hanya Rp20 ribu dari Rp17-21 ribu, daging ayam hanya Rp39 ribu dari Rp35-45 ribu, cabai rawit merah hanya Rp48,6 ribu dari Rp40-50 ribu, dan bawang merah hanya Rp45 ribu dari Rp40-150 ribu.
Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang menggelar pasar murah keliling atau sembako on the road di 13 kecamatan selama 15-31 Oktober 2025.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, jenis sembako yang dijual yakni beras SPHP 5 kg Rp58.000, minyak goreng 1 liter Rp16.500, gula pasir 1 kg Rp17.500 atau paket hemat terdiri atas beras 5 kg, minyak 1 liter, dan gula 1kg seharga Rp92.000.
Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang dengan forum Kelompok Wanita Tani (KWT) menggelar gerakan pangan murah (GPM) menjual produk sayur mayur hasil panen. Kolaborasi ini dihadirkan untuk memperluas pasar 119 KWT yang ada di Kota Tangerang.
"Ini menjadi potensi untuk menghasilkan jalur pemasaran bagi masyarakat membeli pangan berkualitas dari KWT. Karena hasil panen produk KWT sangat bagus," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Penumpang Metro Guangzhou Bisa Tap-and-Go dengan Kartu Internasional
-
Program Mudik Gratis 2026, Dishub Bandung Tambah Kuota 100 Orang
-
QRIS Makin Go International, Jajanan hingga Belanja Mewah Kini Bisa Dibayar di Jepang, China, dan Negara Tetangga
-
Ait-Nouri dan Reijnders Segera Gabung Manchester City untuk Tampil Piala Dunia Antarklub
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.