• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Derita Kehamilan Putri Dia...

Derita Kehamilan Putri Diana dan Kate Middleton: Di Balik Kemewahan Istana, Ada Air Mata dan Perjuangan Nyata Seorang Ibu

Kamis, 03 Jul 2025, 11:55 WIB

JAKARTA - Kehamilan sering dianggap sebagai masa paling membahagiakan, terutama bagi seorang anggota keluarga kerajaan yang tengah mengandung pewaris takhta.

Namun, kisah nyata Putri Diana dan Kate Middleton justru membuka mata publik di balik sorotan dan kemewahan, tersimpan perjuangan batin dan fisik yang tak terlihat.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Putri Diana: Muda, Kesepian, dan Terluka di Tengah Istana

Di usia yang baru menginjak 20 tahun, Putri Diana mengandung calon pewaris takhta, Pangeran William. Namun, bukannya bahagia, kehamilan Putri Diana justru penuh penderitaan. 

Dia menderita hyperemesis gravidarum, kondisi mual parah yang membuatnya nyaris tak bisa berdiri tanpa muntah.

Dalam rekaman pribadi yang dibuat untuk biografi Diana: Her True Story karya Andrew Morton, Diana mengungkap rasa kesepian mendalam dan tekanan mental luar biasa. Dia harus pura-pura kuat saat menghadiri acara formal, padahal diam-diam muntah di balik panggung.

Yang paling menyayat, Diana pernah menjatuhkan dirinya dari tangga saat usia kandungannya 12 minggu. Itu bukan kecelakaan, tapi bentuk keputusasaan karena merasa tak dipedulikan Pangeran Charles. 

“Saya menangis dan bilang bahwa saya putus asa,” kata Diana. 

Sayangnya, Charles malah cuek dan memilih pergi berkuda.

Meski hadir saat kelahiran William, menjadikannya bangsawan pria pertama yang mendampingi persalinan, duka Diana tak berhenti di sana.

Dia bahkan sempat pingsan saat kunjungan ke Kanada, dan luka dalam pernikahan itu akhirnya berujung pada perceraian di 1996.

Kate Middleton: Perjuangan Sama, Dukungan Berbeda

Tiga dekade berselang, menantu Diana, Kate Middleton, juga mengalami kondisi hyperemesis gravidarum saat mengandung anak pertamanya.

Dia bahkan harus dilarikan ke rumah sakit sehingga kehamilannya diumumkan lebih awal dari protokol kerajaan.

Namun, nasib Kate lebih baik. Dia mendapat dukungan penuh dari istana dan publik. Dalam kunjungan ke sebuah kelas sensorik di Kent pada 2023, Kate blak-blakan menceritakan betapa beratnya kondisi itu dan dampaknya terhadap kesehatan mental serta fisiknya.

Lewat kampanye Shaping Us yang diluncurkan pada 2021, Kate menyuarakan pentingnya masa awal kehidupan anak dan kesehatan ibu. 

Kampanye ini menjadi misi hidupnya untuk memastikan setiap anak tumbuh dengan dukungan emosional yang layak, sesuatu yang sayangnya tidak dia temukan dalam cerita ibu mertuanya.

Istana yang Kini Lebih Manusiawi

Kisah keduanya menunjukkan perbedaan besar dalam cara istana menangani kehamilan bangsawan wanita. Jika dahulu Diana harus menanggung beban sendirian, kini istana jauh lebih terbuka, suportif, dan sadar pentingnya kesehatan mental ibu hamil.

Perubahan ini tidak hanya mencerminkan evolusi di tubuh kerajaan, tapi juga jadi refleksi penting bagi masyarakat luas, bahwa menjadi ibu, bahkan bagi seorang putri kerajaan, tetaplah perjuangan yang membutuhkan dukungan nyata bukan sekadar gelar dan gaun indah.

Di balik megahnya tembok istana, Putri Diana dan Kate Middleton menjalani perjuangan kehamilan yang tak mudah. Namun waktu mengubah banyak hal dari kesepian dan keputusasaan menjadi perhatian dan empati. 

Semoga kisah mereka menjadi pengingat setiap ibu, siapa pun dia, berhak mendapat perhatian dan kasih sayang tanpa syarat.

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.