Pemprov Bengkulu Gelar Uji Kompetensi ASN guna Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 25 Jun 2025, 19:42 WIB

BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar uji kompetensi bagi aparatur sipil negara (ASN) setempat sebagai upaya meningkatkan kualitas, kapasitas, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

"Sebagai salah satu upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia dalam rangka memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat, maka dilakukan uji kompetensi pada para pegawai," kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Bengkulu, Rabu (25/6).

Ket. Foto: Kegiatan uji kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, di Bengkulu, Rabu (25/6/2025). — Sumber: ANTARA

Uji kompetensi digelar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu. Hasil uji nantinya akan menjadi salah satu dasar evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap para ASNdan perbaikan bagi peningkatan kualitas layanan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

"Melalui uji kompetensi ini, kita dapat mengetahui sejauh mana kompetensi dan kemampuan pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsinya," kata Herwan.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dengan menunjukkan kemampuan dan kompetensi terbaik mereka.

"Sebagai pegawai harus disiplin, berintegritas, responsif terhadap pimpinan dan lingkungan sekitar, dan bertanggung jawab penuh terhadap tugas pokok dan fungsinya sebagai pegawai. Kita sekarang punya program 'Bantu Rakyat' harus ada kepedulian terhadap masyarakat yang akan kita bantu," ucap Herwan.

Kepala Disnskertrans Provinsi Bengkulu Syarifudin menyebutkan jumlah peserta uji kompetensi sebanyak 282 orang, terdiri dari ASN sebanyak 209 orang, CPNS 7 orang, dan THL sebanyak 66 orang.

Ujian dilaksanakan selama satu hari, peserta mengerjakan 40 soal esai, terdiri dari 20 soal pengetahuan umum dan 20 soal tentang pengetahuan teknis. Hasil penilaian terbagi dalam tiga kategori, yaitu kompeten, kurang kompeten, dan tidak kompeten.

"Uji kompetensi ini berbasis online, jadi bisa diikuti dengan menggunakan gawai masing-masing. Sekali lagi karena ini esai, kami mengharapkan banyak narasi pemahaman, penilaiannya diukur berdasarkan pemahaman," ujar Syarifudin.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.