Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab OKU Timur Luncurkan Kamus Digital Bahasa Komering 

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab OKU Timur Luncurkan Kamus Digital Bahasa Komering  Doc: ANTARA
Ket. Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah (tengah) menerima piagam penghargaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia sebagai peserta paling banyak nasional, dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek RI.

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, meluncurkan Kamus Digital Bahasa Komering untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah tersebut melalui aplikasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) OKU Timur, Wakimin, melalui Kasi Peserta Didik dan Pembinaan Karakter Himawan Bastari, Rabu(25/6), mengatakan peluncuran tersebut merupakan terobosan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses Kamus Bahasa Komering melalui telepon pintar.

Dia mengatakan langkah ini merupakan upaya dalam menjaga eksistensi Bahasa Komering yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat OKU Timur.

Aplikasi ini dirancang tidak hanya sebagai sarana belajar bahasa, kata dia, tapi juga sebagai alat dokumentasi budaya yang mulai tergerus zaman.

Ia menjelaskan aplikasi tersebut memuat fitur Kamus Digital Komering-Indonesia yang bisa digunakan oleh pelajar, guru, maupun masyarakat umum. Fitur tambahan seperti input kosakata juga disiapkan agar pengguna bisa berkontribusi memperkaya isi kamus secara kolaboratif.

Sejak beberapa tahun terakhir pihaknya telah melakukan revitalisasi Bahasa Komering untuk menjaga adat budaya OKU Timur agar tidak punah akibat tergerus zaman.

Program revitalisasi Bahasa Komering mencakup berbagai aspek, kata dia, mulai dari integrasi dalam kurikulum muatan lokal sekolah hingga penerbitan peraturan bupati (perbup) sebagai regulasi pendukung.

Bahkan, lanjutnya, bahasa khas masyarakat Kabupaten OKU Timur tersebut saat ini telah masuk dalam mata pelajaran muatan lokal di sekolah dasar wilayah setempat.

"Bahasa Komering kini sudah memiliki kamus bahasa sendiri dengan 1.000 kosakata bahasa khas daerah tersebut. Saat ini dilakukan pengembangan secara digital agar lebih mudah diakses masyarakat luas," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.