Pelaksanaan Program MBG Dipantau Melalui Teknologi AI
Rabu, 25 Jun 2025, 19:45 WIBJAKARTA - Grab dan Ovo memperkenalkan Command Center MBG kepada Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) sebagai mitra strategis dalam program tanggung jawab sosial (CSR) melalui kunjungan ke kantor Grab Support Office di Poins Square, Jakarta Selatan, pada hari Kamis, 22 Mei 2025.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Maya Miranda Ambarsari, Ketua Pembina YIPB; Cahaya Manthovani, Ketua Pelaksana Harian YIPB; Andreas Reza, Pembina YIPB; Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia; dan Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur Ovo.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya lanjutan dalam mendukung pelaksanaan program MBG yang telah memberikan manfaat kepada lebih dari 1.100 siswa dan 200 guru penerima manfaat di 11 Sekolah Khusus di wilayah Tangerang Raya, serta melibatkan 8 UMKM lokal sebagai mitra penyedia makanan bergizi.
Command Center yang dikembangkan oleh Grab dan Ovo ini berfungsi sebagai pusat pemantauan operasional berbasis teknologi yang memungkinkan pengawasan secara real-time terhadap proses penyediaan makanan sehat oleh mitra UMKM, guna memastikan standar keamanan pangan dan kebersihan terpenuhi.
Teknologi Artificial Intelligence (AI) menjadi fondasi utama dalam sistem pengawasan gizi yang dikembangkan Grab dan Ovo âCommand Center MBG,â dirancang untuk memastikan keamanan, higienitas, dan kualitas makanan yang disajikan kepada anak-anak sekolah khusus.
Dengan pendekatan berbasis data dan otomatisasi, AI tidak hanya memperkuat proses pemantauan, tetapi juga memungkinkan deteksi dini, respon cepat, dan peningkatan berkelanjutan. Teknologi Command Center MBG oleh Grab dan Ovo ini mencakup antara lain:
CCTV Cerdas Berbasis AI
CCTV yang digunakan dalam dapur UMKM bukan sekadar alat pemantau visual, tetapi dilengkapi dengan teknologi AI vision yang mampu mengenali dan menganalisis berbagai elemen penting secara real-time. Kameranya sebagai sensor ditempatkan di tiga area utama dapur: area memasak, area penyajian, dan titik serah terima dengan Mitra Pengemudi.
Pemasangan kamera sudah mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Mitra Merchant, dan penggunaannya hanya terbatas di area persiapan makanan MBG serta diaktifkan hanya selama proses persiapan berlangsung.
Dengan pemrosesan visual berbasis AI, sistem secara otomatis mendeteksi, kelengkapan sanitasi, apakah staf menggunakan masker, celemek, dan hairnet sesuai SOP. Jumlah personel, memonitor apakah dapur dioperasikan oleh jumlah staf sesuai kapasitas. Kebersihan lingkungan untuk pendeteksian keberadaan hama seperti tikus, cicak, atau kecoa. Prosedur serah terima, untuk memastikan makanan diserahkan sesuai alur yang aman dan higienis.
âRekaman CCTV dianalisis otomatis oleh AI, namun tetap diawasi oleh tim pengawas khusus yang melakukan pengecekan manual guna memastikan data yang dihasilkan benar dan akurat,â Director of Trust & Safety and Grab Support Indonesia Radhi Juniantino, melalui siaran pers pada hari Rabu (25/6).
Grab dan Ovo terbuka bagi Mitra Merchant yang tidak bersedia atau ingin mengajukan keberatan atas pemrosesan data melalui AI tersebut. CCTV hanya aktif selama proses persiapan hingga makanan diserahkan ke Mitra Pengemudi, menjaga keseimbangan antara fungsi pengawasan dan perlindungan privasi.
Dashboard Digital Terintegrasi
Formulir pelaporan digital yang digunakan oleh UMKM dan sekolah terhubung langsung dengan dashboard Command Center yang terintegrasi, yang digunakan menjadi pusat komando bagi seluruh proses, memungkinkan monitoring lintas lokasi dalam satu tampilan real-time.
Sistem Tindak Lanjut Insiden
Untuk memastikan semua Mitra UMKM mematuhi SOP yang berlaku, ada 5 tahapan yang diterapkan oleh Grab dan Ovo untuk menjamin keamanan dan distribusi makanan, yaitu mencakup, identifikasi, AI akan memindai pelanggaran dari video atau pelaporan sekolah. Validasi, tim pengawas mencocokkan hasil deteksi dengan rekaman untuk konfirmasi.
Pelaporan, pelanggaran masuk ke laporan harian yang terdistribusi ke pihak terkait (UMKM yang terlibat). Tindakan Korektif dengan intervensi langsung dilakukan jika pelanggaran terjadi 3x berturut-turut setelah diberikan peringatan, disertai koordinasi dengan UMKM untuk langkah korektif. Evaluasi & Peningkatan dengan mengedukasi dan perbaikan SOP disarankan untuk mencegah insiden serupa.
Tokoh Penggerak Disabilitas Nasional Reda Manthovani, menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif Grab dan Ovo dalam menghadirkan Command Center MBG yang tidak hanya memperkuat transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga menjadi terobosan penting dalam tata kelola penyaluran bantuan sosial.
âInisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik. Kehadiran Command Center dan penyusunan SOP MBG ini patut dijadikan rujukan model yang perlu direplikasi dalam berbagai program sosial di Indonesia demi menciptakan ekosistem bantuan yang lebih terpercaya,â ungkapnya.
Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi,, menyampaikan, dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tangerang Raya, pihaknya mulai menerapkan sistem pemantauan berbasis teknologi AI yang dikembangkan sendiri oleh tim internal dan mendirikan Command Center MBG.
âIni kami lakukan setelah melalui banyak proses uji coba untuk menemukan cara terbaik dalam menjaga keamanan makanan yang dibagikan. Bagi Grab, program ini bukan sekadar inisiatif sosial. Ini adalah bentuk komitmen jangka panjang kami untuk membantu menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak Indonesia. Kami juga ingin menunjukkan bahwa teknologi bisa memberikan dampak sosial nyata,â paparnya.
âMelalui Command Center MBG yang dihadirkan Grab dan Ovo, kami memastikan proses distribusi makanan berjalan transparan, aman, dan mendukung keberlangsungan UMKM lokal di sekitar lokasi program,â tambah Neneng.
Dalam kunjungan ini, jajaran pengurus Yayasan Inklusi Pelita Bangsa turut meninjau secara langsung proses kerja Command Center serta mekanisme pemantauan keamanan makanan yang diterapkan oleh Grab dan Ovo.
Radhi menuturkan, pihaknya percaya bahwa teknologi memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan sosial yang berkelanjutan. Dengan AI sebagai tulang punggung sistem, inisiatif ini menghadirkan pengawasan gizi yang lebih cermat, cepat, dan adaptif, mendukung anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan makanan sehat dan aman setiap hari.
âMelalui integrasi teknologi pemantauan dan dashboard digital, kami dapat merespon keluhan dari sekolah secara cepat, sekaligus memastikan setiap makanan yang disalurkan sesuai standar gizi dan sanitasi yang telah ditetapkan agar aman untuk dikonsumsi,â jelasnya.
Ia menerangkan, teknologi yang digunakan di Command Center MBG ini masih berupa pilot dan kedepannya pihaknya juga akan terus menyempurnakannya sehingga semakin mempermudah proses pemantauan penyediaan makanan yang aman dan sesuai standar yang sudah ditetapkan.
Program CSR MBG di Tangerang Raya sendiri berlangsung selama satu tahun sejak April 2025, dengan dukungan aktif dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan. Model kolaborasi ini mencakup edukasi gizi kepada UMKM, inspeksi kesehatan lingkungan, hingga penyediaan dashboard digital sebagai sarana pelaporan dan pengawasan yang transparan.
Grab dan Ovo berkomitmen untuk terus menyempurnakan model pemantauan dan penanganan insiden guna memastikan keberlanjutan dan kualitas tinggi dalam implementasi program sosial berbasis teknologi ini. Program Makan Bergizi Gratis telah dimulai oleh Grab dan Ovo sejak September 2024 dan menjangkau ribuan siswa dan ribuan guru di Kulon Progo, DI Yogyakarta; Kebumen, Jawa Tengah; serta Minahasa, Sulawesi Utara.
Program tersebut memberikan dampak nyata bagi banyak pihak, memastikan anak-anak prasejahtera serta berkebutuhan khusus mendapat asupan gizi yang layak, meningkatkan pendapatan Mitra UMKM lokal, serta membuka peluang penghasilan tambahan bagi Mitra Pengemudi yang terlibat dalam distribusi makanan.
- MBG
- Program Makan Bergizi Gratis
- kecerdasan buatan (AI)
- Command Center MBG
- pemantauan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Harga Gas Elpiji 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 dan Elpiji 5,5 Kg Jadi Rp107.000
-
Amartha Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial bagi UMKM dan Ekonomi Akar Rumput
-
Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia
-
Perusahaan Dituntut Perkuat SDM Berbasis Teknologi untuk Hadapi Disrupsi
-
Pemerintah Percepat Ekosistem AI dan Data Center untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi
-
Minyakita Tembus Rp15.900, Mendag Bongkar Biang Keroknya: Gara-gara Plastik
-
G7 Bersatu Lawan Dominasi Tiongkok, Indonesia Ikut dalam Strategi Rantai Pasok Mineral Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.