Penutupan Sementara Tahura SA untuk Mempercepat Penanganan Karhutla

Rabu, 05 Agu 2026, 22:27 WIB

Banjarbaru - Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menutup sementara kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam guna membangun jalur akses Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Rabu, mengatakan pembangunan jalan rintisan tersebut menjadi bagian dari penguatan mitigasi karhutla agar mobilisasi personel, peralatan, dan armada pemadam menuju titik-titik rawan kebakaran berlangsung lebih cepat dan efektif.

Ket. Foto: Petugas Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (5/8/2026). — Sumber: Antara

“Keberadaan jalur akses Brigdalkarhutla diharapkan memangkas waktu tempuh petugas menuju lokasi rawan maupun titik kebakaran sehingga proses pengendalian dapat dilakukan lebih dini, sekaligus memperkuat perlindungan kawasan konservasi Tahura Sultan Adam selama musim kemarau,” ujarnya.

Kebijakan penutupan sementara kawasan tersebut menyusul kejadian karhutla yang telah ditangani Dishut Kalsel bersama lintas instansi di kawasan Villa Tengger, Mandiangin. Api berhasil dicegah sehingga tidak meluas di kawasan hutan konservasi tersebut.

Dishut Kalsel melibatkan personel gabungan dari UPTD Tahura Sultan Adam, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, BPBD Kabupaten Banjar, Koramil Karang Intan, Polsek Karang Intan, BPK Mandiangin, Masyarakat Peduli Api lingkup Tahura Sultan Adam, serta satgas udara yang disiagakan melalui dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Keselamatan kawasan hutan merupakan tanggung jawab bersama. Kecepatan respons dan kolaborasi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan dalam mengendalikan api. Kami akan terus memperkuat langkah mitigasi agar penanganan karhutla semakin cepat, efektif, dan optimal,” ujar Fathimatuzzahra.

Ia menegaskan penguatan infrastruktur pendukung, kesiapsiagaan personel, serta sinergi pemerintah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat akan terus ditingkatkan untuk mempercepat penanganan karhutla sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan di Kalimantan Selatan.

Dishut Kalsel mengimbau masyarakat mematuhi penutupan sementara kawasan wisata di Tahura Sultan Adam, menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

  • karhutla

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.