Korsel Alami Peningkatan Angka Kelahiran selama 10 Bulan Beruntun

Rabu, 25 Jun 2025, 16:50 WIB

SEOUL - Angka kelahiran di Korea Selatan (Korsel) meningkat selama 10 bulan berturut-turut per April 2025 karena meningkatnya jumlah pernikahan, menurut data kantor statistik yang dirilis pada Rabu (25/6).

Menurut Statistics Korea, jumlah bayi yang baru lahir meningkat 8,7 persen dari setahun sebelumnya menjadi 20.717 bayi pada April, terus meningkat sejak Juli tahun lalu.

Ket. Foto: — Sumber: AFPANTHONY WALLACE

Angka kesuburan total atau jumlah anak yang diperkirakan akan dilahirkan oleh seorang wanita selama hidupnya, bertambah 0,06 menjadi 0,79 pada bulan yang disebutkan, tetapi masih jauh di bawah tingkat penggantian (replacement rate) 2,1 kelahiran per wanita demi mempertahankan populasi yang stabil.

Jumlah pernikahan meningkat 4,9 persen menjadi 18.921 per April dalam basis tahunan, sementara jumlah perceraian menurun 5,2 persen menjadi 7.299.

Kekhawatiran tetap ada terkait generasi muda yang menunda atau tidak ingin memiliki anak karena kesulitan ekonomi seperti tingginya harga rumah dan pengangguran yang berkepanjangan.

Tingkat kelahiran yang masih rendah memicu kekhawatiran tentang jurang demografis, yang mengacu pada penurunan tajam jumlah kepala rumah tangga yang pada akhirnya menyebabkan jurang konsumsi.

Jumlah kematian meningkat 0,8 persen menjadi 28.785 pada April dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.

Terpengaruh oleh angka kematian yang tinggi dan angka kelahiran yang masih rendah, penurunan populasi alami mencapai 8.068 pada bulan yang disebutkan. Ant/Xinhua

  • Jin BTS
  • korea selatan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.