- Home
-
- Luar Negeri
-
- NATO Sepakat Naikkan Angga...
NATO Sepakat Naikkan Anggaran Pertahanan Jadi 5% PDB, Spanyol Menolak Ikut
Senin, 23 Jun 2025, 15:55 WIBJAKARTA - Para anggota NATO pada Minggu sepakat untuk meningkatkan target belanja pertahanan mereka menjadi 5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), seperti yang diminta Presiden AS Donald Trump. Namun, Spanyol secara terbuka menyatakan tidak akan mengikuti target tersebut, hanya beberapa hari menjelang KTT NATO di Den Haag yang dirancang sebagai simbol persatuan aliansi.
Kesepakatan ini dicapai melalui kompromi diplomatik, yang memungkinkan perbedaan sikap di antara anggota. Meskipun demikian, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dengan tegas menyatakan bahwa negaranya tidak akan berkomitmen terhadap target tersebut. âKami sepenuhnya menghormati keinginan sah negara lain untuk meningkatkan investasi pertahanan mereka, tetapi kami tidak akan melakukannya,â katanya dalam pidato di televisi nasional.
Kepala NATO Mark Rutte sebelumnya mengusulkan agar 3,5 persen dari target 5 persen digunakan untuk pertahanan inti NATO, sementara sisanya 1,5 persen dapat diarahkan ke bidang-bidang seperti keamanan siber atau infrastruktur militer. Namun, Spanyol tetap menolak target gabungan itu, mengklaim bahwa pengeluaran 2,1 persen dari PDB sudah cukup untuk memenuhi kontribusi militernya.
Pada 2024, pengeluaran pertahanan Spanyol tercatat sebesar 1,24 persen dari PDB, menjadikannya negara dengan pengeluaran pertahanan terendah di antara anggota NATO. Komitmen pengeluaran yang lebih besar oleh negara-negara anggota dipandang penting oleh para pejabat NATO dalam menghadapi ancaman Rusia dan untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat, yang kini semakin fokus ke kawasan Indo-Pasifik dan Tiongkok.
Penolakan Spanyol berisiko memicu ketegangan diplomatik dengan AS. Trump sebelumnya menuduh negara-negara Eropa âtidak membayar cukupâ untuk pertahanan kolektif dan menyebut Spanyol âterkenalâ karena kontribusinya yang rendah. Meski begitu, Trump juga menyiratkan bahwa AS sendiri tidak wajib mengikuti target baru tersebut, mengingat Washington telah lama memikul beban besar dalam mempertahankan Eropa. Pada 2024, AS diperkirakan mengalokasikan 3,19 persen dari PDB-nya untuk pertahanan.
Sanchez menilai bahwa memenuhi target 5 persen akan menuntut pemotongan besar terhadap anggaran sosial, termasuk dana pensiun, atau menaikkan pajak secara drastis. Dalam surat pribadi yang dibocorkan ke media, Mark Rutte menjamin kepada Sanchez bahwa Spanyol memiliki âfleksibilitas untuk menentukan jalur kedaulatannya sendiriâ dalam mencapai target kemampuan militer yang telah disepakati.
NATO sendiri tidak merilis teks lengkap dari pernyataan KTT tersebut. Namun, perubahan redaksional penting dari âkami berkomitmenâ menjadi âsekutu berkomitmenâ diyakini memberi ruang bagi Spanyol untuk secara formal tidak terikat pada janji bersama tersebut. Seorang diplomat NATO menegaskan bahwa bahasa kompromi itu bertujuan mengakomodasi perbedaan pendekatan di antara anggota, meskipun tetap mendorong kesetaraan kontribusi.
Target anggaran pertahanan 5 persen itu direncanakan tercapai pada tahun 2035, dengan evaluasi pertama dijadwalkan pada 2029. Sementara itu, para pejabat NATO menyatakan keraguan bahwa Spanyol dapat memenuhi target kemampuan militer hanya dengan pengeluaran 2,1 persen dari PDB. Namun karena target tersebut bersifat rahasia, akurasi biayanya tidak dapat diverifikasi secara independen.
Berita Terkait:
-
Trump Menarik 5.000 Tentara dari Jerman Setelah Berselisih dengan Kanselir Merz
-
Trump Tegaskan Serius Pertimbangkan Menarik AS Keluar dari NATO
-
Jaga Jakarta, Pramono Anung: Jakarta Tetap Aman Meski Dunia Sedang Bergolak
-
Isu Kenaikan Harga Picu Antrean BBM di Tangerang
-
Kapolri Ingatkan Warga: Puncak Arus Balik Idul Fitri 1446 H Mulai 24 Maret 2026!
-
Perum Bulog Tarik Stok Beras dari Bandara dan Pelabuhan, Distribusi Pangan Pascabanjir Sumatera Kembali Normal
-
Sisa Tiket KAI Hanya 3,5 Persen, Simak Daftar Kereta Terlaris Arus Balik Lebaran 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.