- Home
-
- Luar Negeri
-
- Habitat Burung Laut Menyus...
Habitat Burung Laut Menyusut Seiring Pemanasan Laut
Rabu, 20 Mei 2026, 02:15 WIBPARIS â Sebuah studi terkini pada Selasa (19/5) menyatakan bahwa perubahan iklim dapat mendorong burung laut ke habitat yang lebih kecil dan memaksa mereka untuk terbang lebih jauh agar dapat bertahan hidup.
Meskipun pemanasan laut secara historis menyebabkan ikan dan spesies laut lainnya menyusut ukurannya, burung laut seperti albatros, shearwater, dan petrel mengalami penyusutan wilayah geografis, menurut penelitian tersebut.
Para peneliti menggunakan model statistik untuk melihat bagaimana burung laut mengatasi perubahan iklim selama jutaan tahun dan memproyeksikan seperti apa masa depan mereka.
âDalam kedua skenario tersebut, kami melihat jawaban yang sama: setiap kali iklim berubah lebih cepat, jangkauan distribusi (burung laut) mulai berkurang, menyusut, menjadi lebih kecil,â kata Dr Jorge Avaria-Llautureo, penulis utama studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Climate Change.
Didorong oleh emisi bahan bakar fosil yang memanaskan planet, perubahan iklim meningkatkan suhu global dan mengganggu ekosistem laut karena lautan semakin hangat.
âSeiring percepatan perubahan iklim, habitat yang sesuai untuk burung-burung laut ini menyusut dan tingkat kematiannya meningkat,â kata Dr Avaria-Llautureo, peneliti pascadoktoral di Universitas Reading di Inggris, yang bersama rekan-rekannya mempelajari lebih dari 120 spesies Procellariiformes.
âPara penyintas akan beremigrasi untuk mencari habitat baru yang layak huni yang menawarkan kondisi optimal untuk bertahan hidup dan bereproduksi," kata dia. âFaktor krusialnya adalah burung laut berbeda dalam kemampuan penyebarannya. Semakin jauh lokasi habitat yang sesuai ini di masa depan, semakin kecil kemungkinan burung-burung dengan kemampuan terbang terbatas akan berhasil mencapainya, sehingga meningkatkan risiko kepunahan mereka di bawah skenario proyeksi pemanasan global yang cepat,â ungkap dia.
Dalam skenario pemanasan global terburuk, 70 persen spesies akan mengurangi wilayah jelajahnya pada tahun 2100, dengan empat spesies yang paling berisiko punah yaitu burung petrel Galapagos, burung petrel Jouanin, burung shearwater Newell, dan burung petrel badai berekor putih. SB/AFP/I-1
- burung laut
- burung puffin
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.