- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kapal Induk Inggris Berlab...
Kapal Induk Inggris Berlabuh di Singapura, Pamer Kekuatan di Kawasan Indo-Pasifik?
Senin, 23 Jun 2025, 15:16 WIBSINGAPURA - Kapal induk Inggris HMS Prince of Wales berlayar memasuki Singapura pada hari Senin (23/6), menjadi kapal perang pertama yang berlabuh di Marina Bay Cruise Centre.
Singapura adalah pelabuhan resmi pertama yang disinggahi kapal induk yang sedang dalam tugas selama delapan bulan di Indo-Pasifik. Kapal ini merupakan kapal induk dari kelompok penyerang yang terdiri dari lima kapal utama, 24 jet, dan 17 helikopter.
Beberapa kapal lain dalam kelompok penyerang berlabuh di pangkalan angkatan laut di sekitar Singapura.
Saat kapal perang tersebut berada di Marina Bay Cruise Centre, kapal ini akan menjadi tuan rumah bagi pejabat Singapura dan pemimpin industri dari âsektor pertahanan dan keamanan, perdagangan dan bisnis, serta sains dan penelitianâ, kata Komisi Tinggi Inggris dalam siaran pers yang disiarkan Channel News Asia.
Kegiatan yang direncanakan termasuk "hari industri pertahanan dan keamanan" yang diadakan di hanggar kapal induk, serta turnamen e-sports persahabatan dengan personel militer dari Inggris, Singapura, dan komunitas e-sports Singapura yang berkompetisi di "fasilitas permainan dalam pesawat yang dipasang khusus".Â
Menteri Luar Negeri Inggris untuk Sains, Inovasi, dan Teknologi Peter Kyle, Wakil Kepala Staf Pertahanan Jenderal Sharon Nesmith, dan Jaksa Agung Lord Richard Hermer juga akan berada di Singapura selama kunjungan tersebut.
Komisaris Tinggi Inggris untuk Singapura Nik Mehta mengatakan kunjungan kelompok tempur tersebut melambangkan âkomitmen abadiâ Inggris terhadap kawasan Indo-Pasifik dan âkemitraan yang kuatâ dengan Singapura.
"Saat kita merayakan 60 tahun hubungan diplomatik antara Inggris dan Singapura, waktu kunjungan ini sangatlah tepat," katanya.
âMelalui keterlibatan kami dengan mitra Singapura dan regional selama beberapa hari ke depan, kami akan memperkuat kerja sama pertahanan, mengeksplorasi peluang baru untuk perdagangan dan inovasi, serta menegaskan kembali visi bersama kami untuk keamanan dan kesejahteraan di seluruh Indo-Pasifik."
Komisi Tinggi Inggris mengatakan bahwa âpertumbuhanâ merupakan inti kunjungan rombongan ke Singapura.
HMS Prince of Wales memiliki dek penerbangan selebar 70 meter dan panjang 280 meter, cukup untuk tiga lapangan sepak bola, dan merupakan salah satu dari dua kapal induk Kelas Ratu Elizabeth milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
Kapal tersebut berangkat dari Inggris pada bulan April untuk Operasi Highmast, sebuah pengerahan yang melibatkan sekitar 4.000 personel militer Inggris, termasuk 2.500 dari Angkatan Laut Kerajaan, 592 dari Angkatan Udara Kerajaan, dan sekitar 900 dari Angkatan Darat Inggris.
Pengerahan ini melibatkan 30 negara melalui latihan, operasi, dan kunjungan di seluruh Mediterania, Timur Tengah, dan Indo-Pasifik. Ini termasuk latihan dengan Amerika Serikat, India, Singapura, dan Malaysia.Â
"Inggris adalah salah satu dari sedikit negara yang memiliki kemampuan memimpin pengerahan pasukan dalam skala ini, yang menunjukkan komitmennya yang teguh untuk mempertahankan sistem berbasis aturan internasional. Pengerahan pasukan ini merupakan bukti lebih lanjut dari komitmen Inggris yang teguh terhadap Indo-Pasifik," kata Komisi Tinggi Inggris.
- kapal induk
- Singapura
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
McLaren Awali Musim F1 2026 dengan Pendekatan Bertahan, Stella Akui Ferrari dan Mercedes Unggul
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Penyelidikan Penuh
-
Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Bahrain Rayakan Idul Fitri pada Jumat 20 Maret
-
Lewat Inisiatif Ascott CARES, Citadines Antasari Jakarta Ajak Tamu Rayakan Earth Hour Secara Kreatif
-
DPR Soroti Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS, Mafirion: Bongkar Dalang di Baliknya.
-
3 Tahun Hiatus, Taeyang BIGBANG Kembali dengan Album Baru "QUINTESSENCE"
-
Konflik AS–Israel–Iran Memanas: Rupiah Jadi Korban, Tembus Level Psikologis Rp17 Ribu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.