• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Film Animasi Elio di Box O...

Film Animasi Elio di Box Office Meski Dapat Ulasan Positif

Minggu, 22 Jun 2025, 18:40 WIB

JAKARTA - Film animasi terbaru Pixar, Elio, mencatat pembukaan mengecewakan di box office Amerika Serikat. Berdasarkan proyeksi Deadline, Elio hanya meraup pendapatan sekitar 22 juta dolar AS pada akhir pekan perdananya. Angka ini menjadi debut terendah sepanjang sejarah Pixar untuk film yang dirilis secara teatrikal, tidak termasuk judul-judul yang tayang eksklusif di Disney+ akibat pandemi COVID-19.

Sebelumnya, rekor pembukaan terendah Pixar dipegang oleh Elemental yang meraih 29,6 juta dolar AS saat rilis pada tahun 2023. Bahkan Toy Story yang dirilis tahun 1995 meski memulai penayangannya lebih awal pada hari Rabu menjelang libur Thanksgiving masih berhasil mencetak 29,1 juta dolar AS di akhir pekan perdananya.

Ket. Foto: — Sumber: ComicBook

Elio diperkirakan hanya akan menempati posisi ketiga di tangga box office akhir pekan. Posisi puncak kemungkinan besar akan ditempati oleh film How to Train Your Dragon versi remake, yang di minggu keduanya diproyeksi meraup 35,7 juta dolar AS. Di posisi kedua, sekuel horor 28 Years Later diprediksi membuka dengan pendapatan 30 hingga 31 juta dolar AS, menjadikannya peluncuran terbaik untuk waralaba maupun sutradara Danny Boyle.

Harapan untuk Elio sejak awal memang tidak setinggi film keluarga besar lainnya seperti How to Train Your Dragon atau Lilo & Stitch. Namun, prediksi awal sebelum tayang masih menempatkan estimasi pendapatan domestik sekitar 30 juta dolar AS, yang tetap berada di atas Elemental. Sayangnya, hasil aktual jauh lebih rendah dari yang diperkirakan.

Meski begitu, ada harapan Elio bisa menyusul jejak Elemental, yang sempat bangkit setelah pembukaan lemah dan akhirnya menghasilkan lebih dari 496 juta dolar AS secara global. Saat ini, Elio menjadi contoh baru dari ketidakstabilan performa box office Pixar di era pascapandemi. Studio animasi ini masih mencetak kesuksesan besar lewat Inside Out 2, yang mengumpulkan 1,6 miliar dolar AS di seluruh dunia, menjadikannya film terlaris sepanjang masa dari Pixar. Namun, ada juga kegagalan seperti Lightyear yang hanya mencapai 226,4 juta dolar AS secara global.

Kekecewaan terhadap performa Elio semakin terasa karena film ini sebenarnya mendapat respons positif dari kritikus. Banyak ulasan memuji kualitas visual yang memukau dan cerita emosional yang mengangkat tema berat seperti kesedihan dan kehilangan. Namun, Elio mungkin dirilis pada waktu yang kurang tepat. Tayang berdekatan dengan dua film keluarga besar lainnya membuat permintaan terhadap film ini tereduksi secara signifikan.

Meski begitu, Elio masih berpotensi bertahan di minggu-minggu berikutnya. Tidak ada film keluarga besar lain yang dijadwalkan tayang hingga pertengahan Juli, saat Smurfs dirilis. Dengan dukungan dari promosi mulut ke mulut, Elio bisa saja mempertahankan performanya selama periode tersebut.

Ke depan, Pixar masih berkomitmen untuk membuat film-film orisinal. Judul berikutnya adalah Hoppers yang akan tayang pada Maret 2026, disusul Gatto pada tahun 2027. Namun, angka-angka buruk dari Elio menunjukkan mengapa Pixar kini lebih condong mengembangkan sekuel dari waralaba sukses. Toy Story 5 dijadwalkan rilis musim panas mendatang dan diprediksi menjadi hit besar. Pixar juga tengah mengembangkan Incredibles 3 dan Coco 2, yang diyakini akan menarik banyak penonton ke bioskop.

Meskipun sekuel tersebut menjanjikan pendapatan besar, kegagalan Elio menunjukkan bahwa film orisinal dari Pixar kini sangat kesulitan untuk bersinar di box office. Padahal, pada era 1990-an dan 2000-an, Pixar dikenal sebagai pionir film animasi yang mencuri hati publik lewat karya-karya orisinalnya. Harapan tetap ada agar film-film orisinal mendatang bisa kembali menarik perhatian seperti kejayaan Pixar di masa lalu.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.