• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Inovasi Antarkan Bluebird ...

Inovasi Antarkan Bluebird Hasilkan Kinerja Positif

Jumat, 20 Jun 2025, 22:05 WIB

JAKARTA - PT Blue Bird Tbk (BIRD), perusahaan mobilitas terintegrasi di Indonesia, kembali mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2024. Perusahaan ini mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 28% dibanding tahun sebelumnya.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (19/6), Perseroan juga mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar 120 rupiah per lembar saham sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham.

Ket. Foto: Direktur Utama Bluebird, Adrianto (Andre) Djokosoetono, dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada hari Kamis (19/6). — Sumber: Bluebird

RUPST dipimpin oleh Bayu Djokosoetono sebagai Komisaris Utama PT Blue Bird Tbk. Dewan Komisaris menilai Direksi telah menunjukkan ketajaman strategi dalam menyelaraskan tujuan Perseroan dengan dinamika di sektor transportasi.

“Kami memastikan bahwa kegiatan operasional Perseroan telah mengacu kepada rencana bisnis yang telah ditetapkan, dikelola secara profesional, sesuai dengan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya,” ungkap Bayu melalui keterangan tertulis pada hari Kamis (19/6).

Kinerja Keuangan yang Solid dan Konsisten

Direktur Utama Bluebird, Adrianto (Andre) Djokosoetono, menyampaikan bahwa tahun 2024 menandai tahun ketiga berturut-turut Bluebird mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit.

“Pencapaian ini menunjukkan ketahanan dan adaptasi Bluebird dalam menjawab tantangan industri dan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Dengan berfokus pada efisiensi, kualitas layanan, dan keberlanjutan, kami optimis untuk terus bertumbuh dan menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Andre.

Pada tahun 2024, Perseroan mencatat Pendapatan Bersih sebesar 5 triliun rupiah, tumbuh 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih tercatat sebesar lebih dari 593 miliar rupiah, naik 28% dari tahun 2023, sementara EBITDA naik menjadi lebih dari 1,2 triliun rupiah atau meningkat 9% secara tahunan.

Peningkatan kinerja ini juga didukung oleh langkah ekspansi dan optimalisasi operasional yang konsisten dijalankan Perseroan. Pada akhir 2024, total armada Bluebird tercatat sekitar 24.200 tersebar di 20 kota, meningkat sekitar 1.200 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Dividen Tunai Meningkat

RUPST Bluebird menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp120 per lembar saham. Total dividen yang dibagikan mencapai 300,2 miliar rupiah, atau 51% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Perseroan tahun buku 2024. Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan tanggal 2 Juli 2025, dengan pembayaran yang akan dilakukan pada 11 Juli 2025.

Sisa laba sebesar 284,9 miliar rupiah akan dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung kebutuhan belanja modal serta pengembangan strategis di tahun berjalan.

Pendorong Pertumbuhan: Inovasi dan Transformasi

Sepanjang 2024, Bluebird terus memperkuat strategi transformasi berbasis 3M: multi- product, multi-channel, dan multi-payment. Di antaranya melalui, peluncuran Cititrans Busline untuk mobilitas premium antarkota serta perluasan

layanan Bus Rapid Transit (BRT) di Nusantara dan Medan; peluncuran MyBluebird Subscription Plan dan layanan Hourly Charter untuk memenuhi kebutuhan pelanggan korporat dan individu.

Selain itu juga melakukan integrasi pemesanan melalui aplikasi MyBluebird, WhatsApp, dan mitra ride-hailing, serta kemudahan pembayaran lewat berbagai metode nontunai.

Di sisi teknologi, Perseroan terus mengembangkan sistem AI Mapping dan IoT guna meningkatkan efektivitas pengelolaan armada, mempercepat waktu respon, serta mendorong efisiensi bahan bakar dan operasional. Sepanjang 2024, Bluebird juga meluncurkan fitur point-to-point untuk Goldenbird dan menyempurnakan program loyalitas pelanggan melalui sistem poin terbaru.

Komitmen Terhadap Keberlanjutan

Sebagai bagian dari visinya dalam menciptakan transportasi berkelanjutan, Bluebird menjalankan program keberlanjutan berbasis tiga pilar: BlueSky, BlueLife, dan BlueCorps. Pertama BlueSky: Bluebird telah mengoperasikan sekitar 337 unit kendaraan listrik dan memperluas infrastruktur pendukung seperti SPKLU di Bali. Target pengurangan emisi karbon hingga 50% pada 2030 terus dikejar melalui kombinasi armada listrik, CNG, dan optimasi rute.

Kedua program BlueLife. Sepanjang 2024, alokasi dana sekitar Rp8,5 miliar disalurkan untuk program sosial seperti Beasiswa Bluebird Peduli, Kartini Bluebird, dan Wellness Ride bagi komunitas disabilitas. Ketiga BlueCorps berupa penguatan tata kelola dengan penerapan ISO 27001:2022 dan penghargaan nasional yang diraih untuk kategori keberlanjutan dan keterbukaan informasi.

Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris

RUPST 2025 juga menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dengan mengangkat Noni Purnomo sebagai Wakil Komisaris Utama. Hal ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola dan arah strategis perusahaan ke depan.

“Tahun 2025 akan menjadi momentum penting bagi Bluebird untuk tetap relevan dan kompetitif di era mobilitas modern. Kami akan terus mengembangkan armada yang lebih ramah lingkungan, memperluas kemitraan kanal digital, serta menghadirkan layanan-layanan yang adaptif dan inklusif. Fokus kami tetap pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan menjadikan Bluebird sebagai solusi mobilitas yang #SelaluDiandelin,” lanjut Andre.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.