Bantuan untuk 83 Keluarga Korban Tanah Bergerak di Purwakarta
Rabu, 18 Jun 2025, 22:35 WIBPurwakarta - Sebanyak 83 keluarga yang terdampak bencana pergerakan tanah di Kabupaten Purwakarta, Jabar masing-masing mendapatkan bantuan uang tunai Rp10 juta sambil menunggu pembangunan rumah pengganti yang dibangun oleh pemerintah daerah.
"Pemerintah daerah akan menyiapkan rumah pengganti bagi warga yang terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul Kecamatan Sukatani," kata Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein di Purwakarta, Rabu.
Selama beberapa hari terakhir, ratusan warga terdampak bencana pergerakan tanah mengungsi di GOR Desa Pasirmunjul dengan fasilitas seadanya.
Selanjutnya, dengan bantuan Rp10 juta per keluarga, uang itu bisa digunakan untuk mengontrak dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sambil menunggu pembangunan rumah pengganti rampung.
"Jadi sambil menunggu pembangunan rumah pengganti rampung, kami bantu biaya kontrakan dan kebutuhan hidup sehari-hari," katanya.
Bantuan itu disalurkan sesuai dengan amanah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait dengan relokasi pemukiman warga yang terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani.
Bupati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan Pemprov Jawa Barat sudah sepakat untuk membangun pemukiman bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul. Lahannya sudah disiapkan seluas sekitar 1,5 hektare.
"Jadi ada 83 keluarga terdampak bencana pergerakan tanah yang diberikan bantuan Rp10 juta. Kemudian untuk desa Rp20 juta, jadi totalnya jadi Rp850 juta yang disalurkan," katanya.
"Nanti warga terdampak bencana pergerakan tanah tidak boleh lagi kembali pulang ke rumahnya. Karena pemerintah menyiapkan pemukiman baru untuk mereka," katanya menambahkan.
Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta, hingga Selasa (17/6) malam, bencana pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul Kecamatan Sukatani mengakibatkan 69 unit rumah rusak. Selain itu juga merusak rumah ibadah dan jalan raya.
Sebanyak 83 keluarga yang terdiri atas 256 jiwa terdampak bencana pergerakan tanah tersebut. Mereka yang terdampak bencana sejak beberapa hari terakhir hingga kini mengungsi ke tempat yang lebih aman.Â
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
96 Perusahaan Tambang Dilaporkan ke Pemerintah
-
BMKG Rilis Prakiraan Hujan Wilayah Jabodetabek 18-19 Januari 2026
-
Literasi Kesehatan Jadi Gampang, Kemenekraf Andalkan Gim Edukatif
-
Sentani International Airport Diyakini Naikkan PAD Jayapura
-
Pemdis Mimika Timur Jauh Ajak PTFI-YPMAK Kolaborasi Tekan Stunting
-
KPK Amankan Dokumen Anggaran saat Geledah Kantor Gubernur Riau
-
Menko PMK Sebut: Stunting dan TBC Masih Jadi Musuh Besar Kesehatan Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.