Jelang Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Pemkot Bandung Siapkan Strategi Dongkrak Wisatawan
Kamis, 23 Jul 2026, 20:22 WIBKOTA BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mematangkan persiapan menjelang reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang dijadwalkan kembali melayani penerbangan pada Agustus 2026 dengan fokus pada penataan infrastruktur, kebersihan, dan estetika kawasan sekitar bandara.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan saat ini pihaknya berfokus menyiapkan kawasan pendukung agar memberikan kesan positif bagi wisatawan maupun pelaku usaha yang datang ke Kota Bandung.
âPersiapan dari sisi Kota Bandung, begitu wisatawan keluar dari bandara, mereka harus langsung merasa nyaman melihat Kota Bandung yang bersih dan indah,â kata Farhan di Bandung, Kamis (23/7).
Menurut dia, reaktivasi Bandara Husein menjadi momentum penting bagi Kota Bandung sehingga perlu diikuti dengan peningkatan kualitas lingkungan dan wajah kota, khususnya di jalur yang menjadi akses utama menuju pusat kota.
Sebagai bagian dari penataan kawasan, Pemkot Bandung akan menghadirkan sejumlah pembaruan, di antaranya pembangunan Gerbang Husein serta penyesuaian tampilan kawasan Gerbang Tol Pasteur agar lebih representatif sebagai pintu masuk Kota Bandung.
âLangkah yang akan kami lakukan yaitu membangun Gerbang Husein dan menyesuaikan tampilan kawasan Gerbang Tol Pasteur sebagai pintu masuk utama ke Kota Bandung,â ujarnya.
Farhan menyebut penataan tersebut bertujuan menciptakan pengalaman pertama yang baik bagi wisatawan sejak tiba di Bandung, sekaligus memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata dan pusat aktivitas ekonomi.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan beroperasinya kembali bandara tersebut akan berdampak terhadap peningkatan kunjungan wisatawan serta aktivitas ekonomi di Kota Bandung.
âKami mendapat kabar gembira bahwa Bandara Husein diaktifkan kembali pada bulan Agustus. Ini akan memberikan implikasi terhadap meningkatnya pariwisata dan jumlah kunjungan ke Kota Bandung,â kata Dedi.
Seiring dengan kembali beroperasinya bandara, Dedi meminta peningkatan layanan publik menjadi perhatian bersama, mulai dari kebersihan kota, kondisi trotoar, penerangan jalan umum (PJU), hingga kualitas infrastruktur jalan.
âKebersihan harus terjaga, trotoar harus bersih, lampu jalan harus menyala, jalannya harus halus,â ujarnya. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Cegah Kemacetan Panjang, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Pakansari Saat Laga Indonesia vs Vietnam
-
YLKI Catat 79 Aduan Jadwal Penerbangan Berubah, Konsumen Minta Perlindungan Diperkuat
-
Era Baru Pengelolaan Sampah, PSEL Palembang Mulai Produksi Listrik
-
Aceh Berhasil Rehabilitasi 40.852 Hektare Persawahan Pascabencana, Sisa Kerusakan Terus Dipulihkan.
-
Kementerian Pendidikan Tinggi Bebaskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa Bumi NTT
-
Dari Pulau Rengit Menuju Swasembada Energi Hijau: Mimpi Besar Bangsa dan Komitmen PLN Kembangkan PLTS 100 GWp
-
OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.