Pendidikan Gratis Jadi Senjata Kaltim Berantas Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 17 Jun 2025, 16:45 WIB

Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serius menangani kemiskinan ekstrem dengan sejumlah upaya dan program telah disiapkan, mulai dari bantuan ekonomi produktif hingga penyediaan akses pendidikan gratis hingga jenjang doktoral (S3).

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kaltim Saprudin Saida Panda di Samarinda, Selasa (17/6), mengungkapkan bahwa penanganan kemiskinan ekstrem di Kaltim menggunakan tiga pendekatan utama.

Ket. Foto: Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kaltim Saprudin Saida Panda — Sumber: Antara

"Kemiskinan ekstrem ini memang sangat krusial, namun sesuai kewenangan, kami tetap melakukan penanganan," ujarnya.

Pendekatan pertama adalah peningkatan pendapatan melalui bantuan ekonomi produktif bagi masyarakat miskin. Kedua, mengurangi beban pengeluaran dengan memberikan bantuan langsung tunai.

Ketiga, penanganan kantong-kantong kemiskinan berupa perbaikan infrastruktur atau rehabilitasi rumah yang bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum.

Saprudin menjelaskan, data kemiskinan ekstrem per 2024 menunjukkan angka sekitar 11.000 lebih Kepala Keluarga (KK) atau 55.000 lebih jiwa. "Data ini kami peroleh dari kabupaten/kota, bersumber dari Kemenko PMK yang memiliki tim pendataan di setiap daerah," jelasnya.

Berdasarkan data tersebut, wilayah dengan angka kemiskinan ekstrem terbanyak adalah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Balikpapan, dan Kabupaten Berau.

Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kaltim Mispoyo menambahkan bahwa penanganan kemiskinan menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2025-2029.

"Visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas bertujuan salah satunya adalah berkurangnya kemiskinan dan kesenjangan," tutur Mispoyo.

Ia menjelaskan, salah satu program unggulan yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim adalah program Gratis Pol dan Jos Pol, yang terdiri dari 16 program untuk menekan angka kemiskinan hingga mendekati nol.

"Salah satu program Gratis Pol yang sangat luar biasa adalah pendidikan gratis," tegas Mispoyo.

Mulai tahun 2025, pendidikan gratis berlaku untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB, bahkan hingga S1, S2, dan S3 bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi di Kaltim.

Selain itu, pemerintah juga mewajibkan pemerintah kabupaten/kota untuk menyediakan pendidikan gratis mulai PAUD, TK, SD hingga SMP.

"Harapan kami, tidak ada lagi alasan bagi masyarakat miskin untuk tidak bersekolah karena terkendala biaya. Dengan pendidikan setinggi-tingginya, kami yakin angka kemiskinan di Kalimantan Timur dapat ditekan secara signifikan," demikian Mispoyo.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.