• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bagaimana Minum Kopi Dapat...

Bagaimana Minum Kopi Dapat Menurunkan Risiko Batu Ginjal

Jumat, 13 Jun 2025, 14:16 WIB

Penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dapat mengurangi risiko batu ginjal, yang terbentuk ketika produk limbah dalam urin tidak dikeluarkan dengan benar dari ginjal.

Menurut Healthline , batu ginjal dapat menyerang orang-orang dari segala usia, termasuk anak-anak dan remaja, dengan prevalensi lebih tinggi pada individu yang ditetapkan sebagai laki-laki saat lahir. Risiko biasanya mencapai puncaknya sekitar usia 30 tahun, dengan laki-laki dua kali lebih mungkin mengalami batu ginjal dibandingkan dengan perempuan.

Ket. Foto: Yayasan Ginjal Nasional AS menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami batu ginjal . — Sumber: Istimewa

Faktor-faktor seperti dehidrasi, asupan natrium yang tinggi, kalsium yang berlebihan, dan kondisi medis tertentu seperti obesitas atau gangguan metabolisme dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu ginjal. Meskipun sebagian besar batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya, batu yang lebih besar mungkin memerlukan intervensi medis. Para ahli menyarankan untuk minum banyak air, mengatur asupan natrium dan kalsium, dan menjaga pola makan yang seimbang untuk mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal .

Penelitian yang muncul menunjukkan bahwa minum kopi dapat membantu mencegah batu ginjal. Sebuah penelitian oleh Yayasan Ginjal Nasional AS menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami batu ginjal dibandingkan dengan mereka yang menghindari kafein sama sekali.

Studi lain dari sumber yang sama menunjukkan bahwa kafein—baik dari kopi, teh, atau soda —sebenarnya dapat mengurangi risiko batu ginjal. Studi tersebut mengungkapkan bahwa meningkatkan asupan kafein harian Anda dari satu cangkir menjadi satu setengah cangkir dapat menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal hingga 40 persen.

Selain itu, tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2022 yang diterbitkan dalam jurnal International Urology and Nephrology mendukung temuan ini, yang menunjukkan bahwa asupan kafein yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan penurunan risiko pembentukan batu ginjal.

Meskipun kopi sering dianggap dapat membuat tubuh dehidrasi, sebuah artikel di situs web resmi Sekolah Kedokteran Harvard menunjukkan bahwa cairan tambahan dalam kopi dapat mengimbangi potensi efek negatif.

Sumber yang sama merekomendasikan bahwa jika Anda memilih untuk minum minuman berkafein, Anda harus membatasi asupan kafein tidak lebih dari 400 miligram per hari untuk menjaga kesehatan ginjal . Ini setara dengan empat atau lima cangkir kopi biasa.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.