- Home
-
- Megapolitan
-
- Wagub Rano: Car Free Night...
Wagub Rano: Car Free Night Jakarta Lebih Mengutamakan Hiburan Masyarakat
Selasa, 10 Jun 2025, 13:55 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera menyelenggarakan uji coba program Car Free Night (CFN) yang dijadwalkan mulai akhir Juni 2025. Kegiatan ini akan dimulai tepat setelah perayaan puncak Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta dan merupakan pengembangan dari program Car Free Day (CFD) yang selama ini rutin diadakan setiap Minggu pagi.
Perbedaan antara CFN dan CFD terletak pada waktu pelaksanaannya. Car Free Day digelar setiap Minggu pagi, biasanya mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB, dan berfokus pada aktivitas olahraga dan kesehatan masyarakat. Sementara itu, Car Free Night akan dilaksanakan setiap Sabtu malam, dimulai pukul 22.00 WIB hingga tengah malam atau dini hari, dengan nuansa berbeda yang menitikberatkan pada hiburan dan rekreasi malam.
âYang akan kita coba yaitu Car Free Night. Kita bisa mulai di jam 22.00 WIB, mengingat banyak juga orang yang berolahraga malam hari. Lokasinya tetap di sini (SudirmanâThamrin),â ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang publik yang lebih beragam dan inklusif bagi masyarakat ibu kota.
Jika CFD bertujuan meningkatkan kesadaran hidup sehat melalui olahraga pagi, maka CFN dirancang untuk menciptakan kebahagiaan melalui ruang malam yang bebas dari lalu lintas kendaraan bermotor.
âKalau CFD ini kan lebih kepada kesehatan. Sekarang kita tambah (CFN) dengan kebahagiaan,â tambah Rano Karno.
Lokasi pelaksanaan CFN tetap berada di kawasan protokol SudirmanâThamrin, pusat aktivitas warga yang selama ini juga digunakan untuk CFD dan berbagai acara komunitas.
Sebagai bentuk peluncuran perdana CFN, Pemprov DKI Jakarta akan mengadakan pertunjukan seni dan budaya Betawi di tiga titik utama, yakni Dukuh Atas, Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, dan Air Mancur Bundaran HI. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 29 Juni 2025, dan akan melibatkan sekitar 5.000 peserta dari berbagai komunitas serta sanggar seni.
Pertunjukan yang disiapkan meliputi atraksi seperti pencak silat, tari tradisional, musik etnik, hingga kuliner khas Betawi, menjadikan kawasan SudirmanâThamrin sebagai panggung budaya terbuka. Selain memperkaya suasana malam Jakarta, acara ini diharapkan dapat mempererat kebanggaan warga terhadap budaya lokal.
Lebih dari sekadar hiburan, program Car Free Night juga menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI untuk menurunkan emisi karbon serta mewujudkan ruang publik yang lebih ramah lingkungan. Dengan menutup akses kendaraan bermotor pada malam hari, warga dapat menikmati suasana kota yang lebih tenang, bebas polusi, dan penuh interaksi sosial.
Dengan pelaksanaan uji coba CFN ini, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmennya dalam memperluas fungsi ruang kota untuk kegiatan sosial, budaya, dan ekologis. Bila berhasil, program ini berpotensi menjadi agenda rutin yang akan memperkaya wajah malam Jakarta.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.