Pastikan Program Berjalan di Lapangan! Direktur Kementan Tinjau Langsung Potensi Cetak Sawah 10 Ribu Hektare di Lutim

Selasa, 10 Jun 2025, 21:17 WIB

MAKASSAR – Dengan mencetak sawah baru, pemerintah dapat meningkatkan luas lahan pertanian yang dapat digunakan untuk menanam padi. Ini sangat penting karena luas lahan sawah per kapita di Indonesia relatif rendah.

Program cetak sawah seringkali diintegrasikan dengan penggunaan teknologi pertanian modern, seperti benih unggul, irigasi modern, dan mekanisasi pertanian. Ini dapat meningkatkan hasil panen padi dan efisiensi produksi. Dengan meningkatkan produksi padi, cetak sawah dapat berkontribusi besar dalam mewujudkan swasembada pangan, sehingga Indonesia tidak lagi terlalu bergantung pada impor beras.

Ket. Foto: Direktur Pengadaan Lahan, Ditjen Lahan dan Irigasi Kementan RI, Gloria Merry Ginting didampingi sejumlah pejabat Pemkab Lutim saat meninjau lokasi usulan cetak sawah di Lutim, Selasa (10/6/2025). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Lutim

Direktur Pengadaan Lahan, Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Kementan RI Gloria Merry Ginting turun langsung ke Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan untuk meninjau potensi cetak sawah yang diusulkan seluas 10.000 hektare.

"Kami ingin memastikan bahwa lahan yang diusulkan ini benar-benar potensial dan memenuhi syarat teknis untuk mendukung program nasional cetak sawah," ujarnya melalui keterangannya diterima di Makassar, Selasa (10/6).

Gloria Merry Ginting mengatakan jika Kabupaten Luwu Timur punya potensi besar dalam mendukung program nasional.

Dalam kunjungan lapangan, Gloria menyasar sejumlah titik lokasi potensial yang tersebar di enam desa, yakni Desa Matompi, Kalosi, Tole, Mahalona, Bantilang, dan Kawata.

"Untuk tahap pertama dalam kunjungannya ini, cetak sawah yang direncanakan seluas 700 hektare," katanya.

Kadis Pertanian Luwu Timur, Amrullah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap daerahnya.

“Ini adalah momentum besar bagi pertanian di Luwu Timur. Kami siap mendukung dari sisi teknis dan pemberdayaan petani. Jika terealisasi, cetak sawah ini akan menjadi tonggak penting bagi peningkatan produksi pangan di daerah kami,” kata dia.

Amrullah menyatakan jika kunjungan itu juga menjadi langkah awal verifikasi lapangan sebelum dilakukan proses lanjutan seperti penyusunan dokumen teknis, pembebasan lahan, hingga pelaksanaan fisik cetak sawah.

"Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat tani, diharapkan program cetak sawah ini dapat berjalan optimal dan menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan," ucapnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.