Stok Pangan di Pasaman Cukup dan Aman Usai Idul Adha
Senin, 09 Jun 2025, 23:35 WIBPasaman,Sumbar - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, memastikan persediaan (stok) pangan di daerah itu cukup dan aman baik menjelang, selama maupun setelah perayaan Idul Adha 1446 H.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman M. Dwi Richie di Lubuk Sikaping, Senin, mengatakan ketersediaan pangan ini cukup karena sejumlah daerah baru selesai melakukan panen raya.
"Stok pangan di Pasaman tersedia, apalagi selama Idul Adha ini sejumlah daerah sudah melaksanakan panen raya," terang M. Dwi Richie.
Disamping itu, kata dia, Pemkab Pasaman juga menyiapkan cadangan beras pangan disimpan di Perum Bulog setempat.
"Cadangan beras pangan Pasaman saat ini 61,04 ton disimpan di Bulog. Cadangan beras dipergunakan jika terjadi bencana alam dan kelangkaan pangan. Namun saat ini daerah Pasaman masih surplus padi," katanya.
Pemkab Pasaman menargetkan produksi padi sekitar 205.627 ton dengan luas tanam 42.839 hektare sesuai target UPSUS Swasembada pangan tahun 2025.
Sementara Kepala Bidang Pangan Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman Desirwan Indra menyampaikan ketersediaan pangan saat ini untuk beras sebanyak 12.817 ton dengan kebutuhan rata-rata per bulan sebanyak 3.792 ton.
"Rata-rata kebutuhan beras masyarakat di Pasaman saat ini sebanyak 122.329 ton per harinya. Jadi per bulan stok ketahanan pangan beras mencapai 9.024 ton. Untuk harga beras saat ini stabil Rp16 ribu per kilogram," terang Desirwan Indra.
Untuk jagung tersedia 3.343 ton dengan kebutuhan per bulan sebanyak 1.144 ton dengan harga Rp6 ribu per kilogram.
Kebutuhan rata-rata jagung per harinya 36,914 ton sehingga masih memiliki ketahanan sebesar 2.199 ton.
"Gula pasir tersedia 240 ton dengan kebutuhan per bulan 132 ton, dengan harga Rp18 ribu per kilogram.
Minyak goreng curah 664 ton, kebutuhan per bulannya 272 ton dengan harga Rp20 ribu per kilogram.
Daging sapi saat ini tersedia 123 ton, kebutuhan per bulannya 54 ton dengan harga Rp140 ribu per kilogram.
Daging ayam tersedia 334 ton, kebutuhan 167 ton per bulan dengan harga Rp31 ribu per kilogram.
"Telur Ayam tersedia 376 ton, kebutuhan per bulan 175 ton dengan harga Rp27 ribu per kilogram. Bawang merah tersedia 129 ton, kebutuhan per bulan 97 ton dengan harga Rp30 ribu per kilogram. Cabai merah tersedia 277 ton, kebutuhan per bulan 236 ton Rp25 ribu per kilogram," katanya.
Lalu cabai rawit saat ini tersedia 108 ton, kebutuhan per bulan 71 ton dengan harga Rp25 ribu per kilogram. Bawang putih tersedia 47 ton dengan kebutuhan 29 ton per bulan dengan harga Rp36 ribu per kilogram.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Dirut Bulog Segera Koordinasikan Temuan Cabai Rp140 Ribu/Kg ke Asosiasi
-
Mentan: Stok Beras 3,5 Juta Ton
-
Pemprov DKI: Stok Pangan di Jakarta Aman meski Ada Konfik AS-Israel dan Iran
-
Rupiah Hari Ini Susah Bangkit, Pasar Dunia Lagi Waspada
-
Jasa Marga Berlakukan Buka Tutup Rest Area Tol Jakarta-Cikampek
-
Jelang Lebaran 2026, Berikut Stok Komoditas Pangan Utama Awal Maret
-
Jusuf Kalla: Serangan AS-Israel ke Iran Dapat Bikin Harga Minyak Dunia Naik, BBM di RI Bisa Langka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.