Pemkab Bengkayang Kalbar siapkan Rp18 miliar untuk pembangunan Gereja
Senin, 09 Jun 2025, 15:35 WIBBengkayang -- Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat akan menyiapkan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk pembangunan Gereja Katolik Santo Pius X Bengkayang yang akan menjadi ikon baru daerah tersebut.
"Pembangunan gereja ini direncanakan setelah pembangunan Aula Paroki Santo Pius X Bengkayang dengan perkiraan nilai anggaran antara Rp18 sampai Rp20 miliar," ujar Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis saat peletakan batu pertama pembangunan tersebut di Bengkayang, Senin.
Bupati Darwis mengatakan bahwa pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya akan mendukung pembangunan Gereja Santo Pius X Bengkayang dari sisi anggaran. Menurut Darwis, gereja ini akan menjadi ikon baru daerah bahkan menjadi ikon Kalimantan Barat setelah Gereja Katedral Pontianak.
"Kita akan menganggarkan di Tahun 2026 untuk membangun gereja yang fundamental dan ikon di Bengkayang. Kita siapkan anggaran Rp18-20 miliar," ujar Darwis.
Pembangunan gereja Katolik di Bengkayang ini akan menjadi kenang-kenangan dari Darwis untuk masyarakat Bengkayang.
Pembangunan gereja ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga akan melibatkan semua umat Katolik di Kabupaten Bengkayang. Darwis berharap ada gerakan dari umat lain untuk berpartisipasi dalam mewujudkan pembangunan gereja ini.
"Nanti kita juga minta partisipasi dari umat gereja lain untuk mewujudkan pembangunan gereja ini," ujarnya.
Gereja ini tidak hanya akan menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi tempat berlangsungnya pernikahan, rapat, dan lain-lain. Pembangunan gereja dan gedung yang dibangun nantinya diharapkan dapat menjadi simbol harapan dan persatuan bagi masyarakat sekitar.
Pemkab Bengkayang berkomitmen untuk mendukung pembangunan Gereja Santo Pius X Bengkayang sebagai ikon baru daerah yang akan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Bengkayang.
Pembangunan gereja ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membangun daerah. Selain itu, gereja ini juga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Bengkayang.
"Gereja Katolik Santo Pius X Bengkayang akan menjadi salah satu landmark baru di Kabupaten Bengkayang. Dengan arsitektur yang modern dan spiritualitas yang kuat, gereja ini diharapkan dapat menjadi simbol kebanggaan masyarakat Bengkayang," ujarnya.
Bupati juga berharap, pembangunan gereja ini dapat meningkatkan kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Resto Korea Selatan Ini Dituntut karena Menambahkan Semut Demi 'Rasa yang 'Unik'
-
Kemkomdigi Minta Masyarakat Waspadai Penipuan AI, Salah Satunya Pemalsuan Bukti Transfer Bank
-
Pemkot Jakbar Kembalikan 20 Anak Putus Sekolah ke Bangku Belajar Lewat SKB 07
-
Veda dan Ramadhipa Bakal Geber Red Bull Rookies Cup, Ini Jadwalnya
-
Kemenekraf Perkuat Ekosistem Talenta Kreatif Bersama King's College
-
Ketidakcocokan Gen Jadi Faktor Kepunahan Neanderthal
-
Resmikan Gereja HKI Tanjung Priok, Gubernur Pramono Tegas Soal Rumah Ibadah: "Kalau Syarat Lengkap, Tidak Boleh Ada yang Dipersulit!"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.