George Russell Diincar Red Bull dan Aston Martin untuk Musim 2026
Senin, 09 Jun 2025, 08:32 WIBPARIS - Masa depan George Russell bersama Mercedes tengah berada dalam sorotan, menyusul spekulasi bahwapembalap berusia 27 tahun itu mungkin mencari peluang baru jelang perubahan regulasi besar-besaran Formula 1 pada tahun 2026.
Meski tampil konsisten sepanjang musim ini dan hanya berada di belakang duet McLaren serta Max Verstappen dalam klasemen sementara, posisi Russell di Mercedes belum sepenuhnya aman. Bos tim Toto Wolff dikabarkan tengah menunggu kejelasan masa depan Verstappen sebelum mengambil keputusan akhir terkait line-up pembalap mereka.
Rumor ini semakin menguat setelah mantan pembalap F1, Ralf Schumacher, menyatakan bahwa Verstappen bisa saja meninggalkan Red Bull sebelum musim 2026 dimulai. Menurutnya, sikap Verstappen saat akhir pekan balapan di Barcelona menunjukkan tanda-tanda ketidakpuasan yang disengaja untuk memicu klausul keluar kontraknya.
âJika Max ingin pergi, tak ada yang bisa menghentikannya,â kata Schumacher kepada Sky Deutschland. âRed Bull sedang kesulitan, dan tampaknya itu akan terus berlanjut. Banyak pembaruan mobil tak memberikan hasil, jadi kenapa kita harus percaya bahwa Pierre Wache bisa menciptakan mobil ajaib untuk regulasi baru jika ia bahkan belum memahami mobil saat ini?â
Faktor lain yang menambah ketidakpastian adalah proyek mesin baru Red Bull bersama Ford yang akan debut pada 2026. Meski Dr Helmut Marko menyebut pengembangan berjalan sesuai rencana, ia mengakui belum ada yang tahu pasti siapa yang akan unggul hingga semuanya turun ke lintasan.
Di sisi lain, Mercedes diyakini bisa menjadi tim dengan keunggulan mesin terbesar di era baru nantiâsebuah insentif besar bagi pembalap sekelas Verstappen.
Menariknya, komentar diplomatis Toto Wolff usai insiden senggolan Verstappen dan Russell di GP Barcelona juga dinilai sebagai indikasi bahwa negosiasi antara Wolff dan Verstappen mungkin sudah berlangsung.
âBiasanya, bos tim akan membela pebalapnya. Tapi Toto justru tampak tenang dan objektif membahas insiden itu,â ujar Schumacher. âSaya merasa mereka sudah duduk bersama, makan malam sambil bicara soal masa depan.â
Namun, duet Russell-Verstappen di Mercedes dianggap kecil kemungkinan terwujud, karena Wolff berkomitmen memberi tempat bagi talenta muda Kimi Antonelli. Menyingkirkan Antonelli demi Russell disebut sebagai opsi yang nyaris mustahil.
Hal ini membuat masa depan Russell semakin terbuka. Menurut The Times, Aston Martin disebut tertarik merekrut Russell jika Mercedes tak lagi memprioritaskannya. Selain itu, pembicaraan informal antara manajemen Russell dan Red Bull juga dikabarkan telah terjadi.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Lestari Moerdijat: Peningkatkan Literasi Anak Bangsa Harus Konsisten
-
PBB akan Melakukan Pemungutan Suara Soal Resolusi Selat Hormuz
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
Keberangkatan PPIH di Bandara Soetta
-
Van Dijk Minta Maaf Usai Liverpool Dibantai Manchester City
-
Program Pilah Sampah di Rorotan Berhasil Kurangi hingga 6 Ton Sampah
-
Perbaikan Atap di Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Telah Selesai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.