Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Tradisi Lokal Banten Masuk KEN 2025

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 17:55 WIB | Oleh:
Tiga Tradisi Lokal Banten Masuk KEN 2025 Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Sejumlah warga menabuh bedug pada saat tradisi ngadu bedug di Alun-alun Pandeglang, Banten, Sabtu (7/6) malam.

PANDEGLANG - Wakil Gubernur Provinsi Banten, Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan bahwa tiga tradisi lokal di Banten masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 yang dikelola oleh Kementerian Pariwisata.

"Di Banten ada tiga tradisi lokal yang masuk dalam agenda KEN, yakni Ngadu Bedug Kabupaten Pandeglang, Seba Badui Kabupaten Lebak, dan Seren Taun Cisungsang Kabupaten Lebak," kata Dimyati, saat membuka tradisi Ngadu Bedug, di Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu malam.

Ia menuturkan, masuknya acara ini dalam daftar KEN menunjukkan pengakuan terhadap nilai budaya dan potensi wisata yang dimiliki.

Pelestarian tradisi ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya daerah serta mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Pandeglang.

"Hampir setiap tahun saya hadir dalam acara ngadu bedug untuk turut melestarikan budaya tradisional keislaman. Kegiatan ini akan dilakukan setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara," ujarnya.

Ngadu Bedug merupakan warisan budaya yang sudah mengakar kuat di tengah masyarakat Pandeglang. Tradisi ini tidak sekadar perlombaan menabuh bedug, tetapi juga sebuah ekspresi kolektif masyarakat yang menggabungkan unsur musik tradisional, kebersamaan, dan kekayaan lokal.

Menurutnya, dengan cara gerak yang sama indah dan bagus adalah bagian dari seni, budaya, serta keislaman, karena Ngadu Bedug ini dilakukan dalam waktu dan bulan tertentu seperti saat ini dalam momen hari Raya Idul Adha.

"Maka dari itu jangan ditinggalkan terkait keislamannya mulai dari marawis, silat, termasuk hadroh, saya liat dari tahun ke tahun ada peningkatan," ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, peserta dari berbagai kampung membawakan lagu-lagu tradisional sambil menabuh bedug sebagai alat musik utama. Sedikitnya 20 kampung turut ambil bagian dalam lomba Ngadu Bedug tahun ini. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.