Pemprov Papua Pegunungan Dorong Penanaman Padi di Delapan Kabupaten
Sabtu, 07 Jun 2025, 23:02 WIBWAMENA â Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) melalui Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan dan Kelautan mendorong penanaman padi, palawija di delapan kabupaten daerah setempat guna membantu meningkatkan produksi pangan dan ketahanan pangan.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan dan Kelautan Papeg, Sem Kepno, saat dihubungi di Wamena, Sabtu (7/6), mengatakan dalam membantu program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Papeg John Tabo-Ones Pahabol maka pihaknya memiliki berbagai program unggulan di sektor pertanian.
âProgram prioritas tahun ini adalah penanaman padi sawah, ubi jalar, keladi, palawija dan hortikultura di delapan kabupaten Provinsi Papua Pegunungan,â katanya.
Pihaknya menggalakkan penanaman berbagai komoditi unggulan pertanian di delapan kabupaten, tetapi juga membantu memasarkan hasil-hasil bumi masyarakat di Papua Pegunungan.
âKami juga sedang membuka komunikasi dengan PT Freeport Indonesia supaya hasil bumi masyarakat di delapan kabupaten bisa didistribusikan ke sana. Hal ini untuk meningkatkan ekonomi bagi petani setempat,â ujarnya.
Ia menjelaskan selain PT Freeport Indonesia yang menjadi tujuan pengiriman hasil bumi dari Papua Pegunungan, pihaknya juga akan mengirimkan hasil pertanian itu ke Kabupaten Biak Numfor dan Jayapura dan sekitarnya.
âKenapa kami harus membuka ruang untuk pengiriman hasil bumi ke sana, karena untuk konsumsi di Papua Pegunungan itu sudah kelebihan ketika hasil panennya banyak. Maka pengiriman ke luar menjadi alternatif dalam membantu perekonomian petani,â katanya.
Ia menambahkan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD Perubahan 2024 pihaknya mendistribusikan traktor, mesin giling padi, pakan ikan, pakan ternak babi ke kelompok tani delapan kabupaten.
âGubernur sudah menyerahkan secara simbolis dukungan alat dan pakan ikan dan ternak bagi kelompok tani delapan kabupaten dalam rangka mensukseskan program 100 hari kerja di sektor pertanian, pangan dan perikanan,â ujarnya.
Ia menyebut untuk anggaran pengadaan mesin pertanian, pakan ikan dan ternak itu kurang lebih Rp300 juta hingga 500 juta.
âJadi untuk pengadaan alat pertanian dan pakan ikan maupun ternak itu paling tinggi Rp500 juta dan paling rendah Rp300 juta setiap tahunnya,â katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sempat Terkena Serangan Iran, Kondisi Abu Dhabi Berangsur Aman
-
Delapan Pekerja Tambang Emas Ilegal di Jambi Tewas akibat Longsor
-
Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa, BBPOM Ingatkan Konsumen
-
PLN Wamena Ungkap Daya Listrik 8 MW Cukup untuk 5 Kabupaten, Ini Rinciannya
-
Persija Hadapi PSM di JIS Besok, Performa Pemain Jadi Pilihan Mauricio Souza
-
Polres Bangka Barat Gencarkan Sosialisasi Perangi Premanisme dan Geng Motor
-
Berhasil Optimalkan Sumur HPPO, PHM Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil hingga 2.000 bph
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.