Yamal dan Williams Tampil Impresif, Spanyol Taklukkan Prancis 5-4 dalam Laga Sengit
Jumat, 06 Jun 2025, 08:00 WIBSTUTTGART â Dua bintang muda Spanyol, Lamine Yamal dan Nico Williams, tampil memukau saat La Furia Roja menundukkan Prancis 5-4 dalam laga penuh drama di semifinal UEFA Nations League, Jumat (6/6) dini hari WIB di Stuttgart. Kemenangan ini mengantar Spanyol melaju ke final untuk menghadapi Portugal di Munich, hari Minggu mendatang.
Yamal mencetak dua gol, sementara Williams menyumbang satu gol dan satu assist dalam pertandingan yang memperlihatkan dominasi lini serang Spanyol atas pertahanan darurat Prancis. Tiga gol lainnya disumbang Mikel Merino dan Pedri, serta satu gol bunuh diri dari bek Prancis.
Kylian Mbappe memperkecil ketertinggalan lewat penalti di babak kedua. Prancis juga sempat mengejutkan dengan mencetak tiga gol di menit-menit akhirâmasing-masing lewat Rayan Cherki, gol bunuh diri Daniel Vivian, dan sundulan Randal Kolo Muani. Namun, kebangkitan tersebut datang terlambat.
âKami pantas menang,â ujar Yamal, yang masih berusia 17 tahun, seusai pertandingan. âPertandingannya luar biasaâmeskipun akhir laga sedikit menegangkan, tapi kami bermain sangat baik.â
Pelatih Prancis Didier Deschamps mengakui kekalahan ini sebagai hasil campur aduk. âTidak semuanya buruk, tapi saya juga tidak bisa tersenyum pulang,â ujarnya.
Prancis tampil agresif di awal laga dengan mengandalkan kecepatan Ousmane Dembele, bukan Mbappe, sebagai motor serangan. Dembele sempat memberi peluang emas bagi Mbappe, namun sang bintang Real Madrid gagal memanfaatkannya.
Justru Spanyol yang lebih efisien. Menit ke-22, Williams mencetak gol pembuka usai menerima umpan dari Oyarzabal yang menahan tiga pemain belakang Prancis. Tiga menit berselang, Merino menggandakan keunggulan melalui tembakan keras usai menerima umpan chip dari Oyarzabal.
Prancis nyaris mencetak gol balasan lewat beberapa peluang dari Dembele, tapi penyelesaian akhirnya masih mengecewakan. Spanyol bahkan sempat mencetak gol ketiga dari skema tendangan bebas, namun dianulir VAR karena offside tipis.
Di babak kedua, Spanyol kembali menggebrak. Yamal dijatuhkan di kotak penalti dan sukses mengeksekusi penalti sendiri pada menit ke-54. Satu menit kemudian, giliran Pedri mencetak gol keempat memanfaatkan assist Williams.
Mbappe memperkecil skor melalui penalti pada menit ke-59, namun Yamal kembali membungkam Prancis dengan gol keduanya di menit ke-69 untuk mengubah skor menjadi 5-1.
Saat Spanyol mulai menurunkan intensitas dan melakukan rotasi pemain, Prancis bangkit. Cherki mencetak gol debut sensasional dari luar kotak penalti, lalu tekanan beruntun memaksa Daniel Vivian mencetak gol bunuh diri. Sundulan Kolo Muani di masa injury time sempat menambah ketegangan, namun Spanyol mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir.
Spanyol akan menghadapi Portugal di partai puncak yang digelar di Munich pada hari Minggu (8/6), mempertemukan dua kekuatan besar dari Semenanjung Iberia. Sementara itu, Prancis akan melawan tuan rumah Jerman di laga perebutan tempat ketiga di Stuttgart.
âKami tahu pertandingan seperti ini bisa terjadi kapan saja, tapi kami tetap percaya pada diri sendiri,â kata Merino. âIni laga yang akan selalu kami kenang.â
Spanyol tampak semakin matang usai menjuarai Piala Eropa 2024 tahun lalu. Kombinasi pemain muda seperti Yamal dan Williams, serta kedewasaan permainan dari pemain senior, membuat mereka jadi favorit kuat untuk kembali meraih gelar.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Waspadai Ancaman Lonjakan Harga Pangan
-
Sungai dan Waduk Terus Dikeruk
-
La Furia Roja Bermimpi Ulangi Era Emas 2008-2012 di Piala Dunia 2026
-
BPH Migas dan APH Segel SPBU di Jember Diduga Selewengkan BBM Subsidi
-
AS Siapkan Pengembalian Tarif Impor
-
KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono
-
Antisipasi Kemacetan, Menhub Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.