Lonjakan Kasus HIV Membuat Filipina Serukan Darurat Kesehatan Nasional

Kamis, 05 Jun 2025, 01:50 WIB

MANILA – Kementerian Kesehatan Filipina (DOH) pada Selasa (3/6) merekomendasikan penetapan virus human immunodeficiency (HIV) sebagai darurat kesehatan masyarakat nasional. Rekomendasi ini menyusul lonjakan kasus HIV sebesar 500 persen di kalangan pemuda negara tersebut.

Melansir dari Xinhua, peningkatan terbesar terjadi pada usia 15 hingga 25 tahun. DOH melaporkan rata-rata 57 kasus HIV baru per hari dari Januari hingga Maret 2025, angka tertinggi di kawasan Pasifik Barat.

Ket. Foto: — Sumber: Freepik

Dalam 10 tahun terakhir, kasus HIV baru yang terdiagnosis meningkat drastis. Lonjakan kasus tersebut meningkat dari 21 kasus per hari pada 2014 menjadi 48 kasus per hari pada 2024.

Dari Januari hingga April 2025, jumlah kasus baru mencapai 56 per hari, meningkat 44 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

"Ada 56 kasus per hari dari Januari hingga April 2025, naik 44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata DOH.

Kelompok usia yang paling banyak terdiagnosis adalah usia 25 sampai 34 tahun sejak 2006. Namun, kini ada peningkatan signifikan pada kelompok usia lebih muda, yakni 15-25 tahun.

Lonjakan kasus ini menjadi perhatian besar pemerintah Filipina. DOH mendorong langkah-langkah kesehatan masyarakat yang lebih agresif, dan penetapan darurat kesehatan nasional diharapkan dapat mempercepat penanganan HIV.

Upaya edukasi dan pencegahan menjadi sangat penting karena data menunjukkan tren penularan HIV yang berubah. Data tersebut menunjukkan pemuda menjadi kelompok paling rentan.

Penanganan harus fokus pada kelompok usia muda dan perilaku berisiko, mengingat lonjakan ini mencerminkan kurangnya kesadaran dan pencegahan. Pemerintah berencana meningkatkan akses tes dan pengobatan HIV untuk menekan angka penularan.

Kasus HIV yang terus meningkat mengancam kesehatan masyarakat secara luas. Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan organisasi internasional mendukung langkah Filipina dalam menanggulangi masalah ini.

Program kesehatan yang efektif, termasuk edukasi tentang HIV/AIDS, menjadi bagian utama kampanye kesehatan. Filipina berkomitmen untuk menanggulangi epidemi HIV yang sedang meningkat ini demi kesehatan masyarakat yang lebih baik. ils/Xinhua/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.