Wagub Rano Tinjau Revitalisasi Park and Ride Lebak Bulus, Tarif Parkir Disesuaikan

Rabu, 04 Jun 2025, 11:40 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau langsung proses revitalisasi kawasan Park and Ride Lebak Bulus, yang saat ini tengah dalam tahap penataan oleh PT MRT Jakarta. Revitalisasi ini bertujuan meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas pengguna moda transportasi umum, khususnya MRT, melalui penyediaan fasilitas parkir yang lebih layak dan terintegrasi.

Dalam jangka pendek, revitalisasi difokuskan pada penambahan jumlah lot parkir, penyediaan kanopi, toilet, sistem pengambilan karcis otomatis, serta sistem pembayaran nontunai yang akan terintegrasi dengan tarif MRT melalui skema tiket MRTJ Maxride.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

“Kita sedang menata ulang, menambah kapasitas, meningkatkan kenyamanan, dan menyambungkan sistem pembayaran parkir dengan tiket MRT. Semua ini agar masyarakat merasa lebih mudah dan nyaman menggunakan transportasi publik,” ujar Rano saat peninjauan, Rabu (4/6/2025).

Ke depan, MRT Jakarta juga merencanakan pembangunan gedung parkir bertingkat yang akan terintegrasi dengan area ritel dan hunian, sebagai bagian dari penataan kawasan Transit Oriented Development (TOD).

Rano Karno juga mengumumkan adanya penyesuaian tarif parkir di kawasan tersebut sebagai konsekuensi dari peningkatan layanan dan investasi non-APBD.

  • Motor: dari tarif flat Rp2.000 menjadi Rp2.000 per jam, maksimal Rp10.000.
  • Mobil: dari tarif flat Rp5.000 menjadi Rp5.000 per jam, maksimal Rp20.000.

Meski demikian, pemerintah tetap menyediakan lahan parkir tarif flat di sisi barat area sebagai alternatif bagi masyarakat.

“Kenaikan tarif ini dilakukan karena revitalisasi menggunakan dana hasil investasi, dengan mempertimbangkan harga parkir di sekitar kawasan. Tapi masyarakat tetap punya pilihan parkir tarif flat di sisi barat,” jelas Rano.

Sebelum revitalisasi, lahan parkir tarif flat hanya mampu menampung 50 mobil dan belum tersedia untuk motor. Kini, setelah revitalisasi:

Parkir tarif flat:

  • Mobil: 82 lot
  • Motor: 1.125 lot

Parkir tarif progresif:

  • Mobil: 109 lot
  • Motor: 1.249 lot

Revitalisasi ini diharapkan mendorong warga Jakarta dan sekitarnya beralih ke transportasi publik, seiring dengan meningkatnya kualitas dan kenyamanan fasilitas penunjang. Rano Karno menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari transformasi sistem transportasi Jakarta yang berkelanjutan dan terintegrasi.

“Kami ingin warga nyaman, merasa aman, dan punya pilihan mobilitas yang lebih baik. Ini adalah investasi untuk masa depan Jakarta,” pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.