Wamenag: Haji Mabrur Ditandai dengan Ketaatan dan Manfaat bagi Sesama
Selasa, 03 Jun 2025, 17:45 WIBJakarta - Wakil Menteri Agama Romo H.R. Muhammad Syafiâi menyebut dua ciri utama dari haji mabrur, yakni meningkatnya ketaatan kepada Allah Swt. dan bertambahnya manfaat sosial yang dirasakan oleh lingkungan sekitar.
"Haji mabrur itu terlihat dari ibadah vertikal yang semakin kuat, dan ibadah horizontal atau kesalehan sosial yang semakin terasa manfaatnya," kata Wamenag konferensi pers menjelang pelaksanaan puncak haji, di Makkah, Selasa (3/6).
Romo Syafiâi menjelaskan tidak semua orang yang menunaikan haji secara otomatis mendapatkan kemabruran. Oleh karena itu, setiap orang diimbau untuk menjaga niat, fisik, dan ketakwaan selama menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
Menurut dia, banyak orang tidak mendapat kesempatan berhaji karena biaya atau kesehatan. Maka jamaah yang sekarang hadir di Tanah Suci ini adalah orang-orang terpilih.
"Maka jagalah karunia ini dengan kesungguhan dan takwa," ujarnya.
Jelang puncak haji ini, Wamenag menekankan kesiapan fisik dan kekhusyukan ibadah sangat diperlukan, terutama menjelang fase wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lontar jumrah di Mina (Armuzna).
Menurutnya, ketiga lokasi tersebut bukan sekadar tempat ritual, melainkan memiliki makna simbolik yang mendalam bagi perjalanan spiritual seorang Muslim.
"Di Arafah, semua status ditanggalkan, hanya ada manusia dan Tuhannya. Di Muzdalifah kita siapkan diri menghadapi ujian hidup. Di Mina kita nyatakan keteguhan untuk hidup dalam ketaatan," kata dia.
Mengutip Al Quran surat Al-Baqarah ayat 200, ia menyatakan bahwa orang yang hajinya mabrur akan kehilangan kebanggaan terhadap hal-hal duniawi seperti harta, keturunan, dan jabatan.
"Dia hanya ingin menggunakan semua kelebihan itu untuk taat kepada Allah," kata Romo Syafiâi.
Selain menyampaikan pesan kepada jamaah, Wamenag juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas haji yang bertugas melayani tamu-tamu Allah. Ia menilai peran petugas sangat menentukan keberhasilan jamaah dalam mencapai haji yang mabrur.
"Kalian (petugas haji) mungkin tidak dikenal jamaah, tapi Allah mencatat semua pelayanan kalian. Bahkan balasan yang kalian terima bisa lebih besar dari orang yang berhaji," kata dia.
Wamenag berharap jamaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan pulang ke Tanah Air sebagai haji dan hajah yang mabrur dan mabrurah.
- Calon Haji
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Percepat Konektivitas Nasional, ZTE dan XLSmart Selesaikan Implementasi Jaringan MOCN Skala Besar
-
Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan
-
H-3 Lebaran, Ribuan Sopir Angkot di Jabar Dapat Kompensasi Rp200 Ribu per Hari
-
Bupati Karawang Lepas Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kloter 4
-
Pemkot Tangerang Bebaskan Lahan untuk Embung Dekat Aliran Kali
-
Menbud Tetapkan Lima Desa Peraih Penghargaan Apresiasi Desa Budaya
-
Jemaah Calon Haji Kloter 02 asal Kabupaten Banjar Berangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.