Kerajinan Bambu di Kampung Papring Banyuwangi Mulai Bergairah Kembali
Selasa, 03 Jun 2025, 22:25 WIBBanyuwangi - Produk kerajinan berbahan baku bambu di Lingkungan Papring, Desa/Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bergairah kembali seiring kebijakan pemerintah daerah setempat membatasi penggunaan kantong plastik.
Salah seorang tokoh di Lingkungan Papring, Widie Nurmahmmudy di Banyuwangi, Selasa, mengemukakan bahwa permintaan produk kerajinan bambu menggantikan kantong plastik mulai meningkat kembali.
"Harus diakui kebijakan pembatasan kantong plastik dari Bupati Ipuk Fiestiandani membuat produk kerajinan bambu di kampung kami bergairah kembali," ujarnya.
Widie mengungkapkan menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, salah satu kerajinan yang saat ini diminati adalah wadah dari anyaman bambu alias besek untuk menggantikan kantong plastik sebagai wadah daging kurban.
Ia menyebutkan sebulan menjelang Idul Adha seperti saat ini permintaan kerajinan besek meningkat, dan bahkan warga bisa membuat antara 5 ribu hingga 7 ribu besek dalam sebulan.
"Permintaan yang tinggi, membuat harga besek juga turut terpengaruh, harga besek seragam meski ukuran yang dibuat berbeda-beda, kini beda ukuran, beda pula harganya, yakni kisaran harganya sekitar Rp2.500 hingga Rp3.000 per satuan," kata Widie.
Salah seorang perajin kerajinan bambu, Mairoh, menyampaikan tingginya permintaan pasar selama sebulan terakhir, dan ia bisa menyelesaikan pembuatan puluhan biji besek dalam sehari.
"Sehari bisa 30 sampai 50 besek, dan itu sudah ada yang membelinya, jadi tidak bingung menjualnya," katanya.
Lingkungan Papring memang terkenal jadi sentra kerajinan bambu di Banyuwangi, sedangkan nama Papring sendiri merupakan akronim dari "panggonane pring" atau tempatnya pohon bambu.
Saat ini, sekitar hampir seluruh warga Lingkungan Papring atau sekitar 80 keluarga membuat produk berbahan bambu. Sekitar 20-an jenis kerajinan bambu yang dihasilkan dari kampung tersebut, mulai besek, tas dari bambu, dinding bambu atau gedek, capil, serta berbagai jenis bambu lainnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji oleh KPK, Ketum PBNU Tegaskan Tak Akan Intervensi
-
Klasemen Proliga 2026: LavAni dan Gresik Phonska Mantap di Puncak
-
Ijen Farmhouse, Wisata edukasi di Banyuwangi jadi Destinasi Favorit Baru
-
Tanpa Kembang Api, Sampah Malam Tahun Baru Jakarta Turun Drastis di 2026
-
Beri Kepastian Hukum, DPR RI Godok RUU Perlindungan Komoditas Strategis
-
Kampung Nelayan Merah Putih Lateng Banyuwangi
-
Masyarakat Harus Mulai Menjalankan Ekotheologi: dari Ego ke Eko
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.