Wali Kota Makassar: MBG Mendukung Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 02 Jun 2025, 22:06 WIB

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Munafri Arifuddin, menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto itu mendukung pemberdayaan masyarakat lokal.

"Kalau berbicara manfaatnya itu banyak. Selain gizi, tentunya ini juga membantu masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi," ujarnya saat meninjau dapur MBG yang dikelola Yayasan Prabu Jaya Berkarya Nusantara, Makassar, Senin (02/6).

Ket. Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat meninjau dapur MBG yang dikelola Yayasan Prabu Jaya Berkarya Nusantara, Makassar, Senin (2/6/2025). — Sumber: ANTARA 

Ia mengatakan pentingnya kehadiran pemerintah dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Program MBG ini sebagai langkah strategis pemerintah dalam membangun masa depan generasi muda Indonesia.

"Kami terus memberikan dukungan dan kolaborasi. MBG bukan sekadar program makan bergizi, ini adalah bagian dari cita-cita besar untuk memberikan asupan bagi usia dini menuju Indonesia Emas," katanya.

Menurutnya, intervensi pemenuhan gizi sejak dini, khususnya mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), sangat penting untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup demi tumbuh kembang optimal.

Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan anak, tetapi juga menciptakan peluang kerja dan memberdayakan masyarakat.

"Program ini melibatkan banyak pihak. Ada tenaga pengantar makanan, petugas survei, dan tenaga pendidik yang semua diberdayakan. Ini adalah proses pemberdayaan multidimensi yang luar biasa," jelasnya.

Wali Kota Munafri juga menekankan pentingnya pengawasan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak, agar benar-benar memenuhi standar gizi yang dibutuhkan.

"Kami meminta seluruh satuan SPPG untuk mengontrol kualitas makanan yang disiapkan di dapur-dapur ini, karena anak-anak ini adalah generasi masa depan yang harus kita persiapkan dengan baik," terang dia.

Ia berharap seluruh dapur MBG dapat beroperasi secara maksimal dan berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh.

Pada tahap awal, program ini menjangkau SMA Negeri 2 dan SMP Negeri 3 Makassar, dan saat ini tengah diajukan untuk diperluas ke SD Pertiwi dan TK Pertiwi. Menurut Munafri, program MBG bukan hanya menyasar pemenuhan gizi anak, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal.

"Program ini juga harus berdampak pada tenaga kerja dan bisa memaksimalkan pembelian bahan baku dari wilayah lokal Kota Makassar. Ini akan membantu penjual sayur dan pelaku UMKM kita," ucapnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.