Norris Pangkas Keunggulan Piastri

Selasa, 27 Mei 2025, 06:36 WIB

MONACO – Lando Norris mewujudkan impian masa kecilnya dengan manis. Pembalap McLaren itu meraih kemenangan perdana di Grand Prix Monaco, Senin (26/5) dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus memangkas selisih poin dengan rekan setimnya, Oscar Piastri, menjadi hanya tiga angka di klasemen Formula 1.

Dalam balapan kacau dan sarat strategi yang mewajibkan setiap pembalap melakukan dua kali pit stop, Norris tetap tenang. Dari posisi pole ke-11 dalam karirnya, pembalap Inggris itu sukses merebut kemenangan keenam sepanjang karirnya.

Ket. Foto: Pembalap McLaren asal Inggris Lando Norris melihat trofi di podium setelah memenangkan Grand Prix Formula Satu Monaco di Circuit de Monaco, Senin (26/5) dini hari WIB. — Sumber: Andrej ISAKOVIC / AFP

“Luar biasa rasanya. Balapan ini panjang dan melelahkan, tapi tetap menyenangkan. Di akhir balapan, saya sempat gugup karena Charles Leclerc ada di belakang dan Max Verstappen di depan,” ujar Norris.

Namun Norris berhasil menjaga keunggulan, finis 3,1 detik di depan Leclerc yang tampil di kandang sendiri, sementara Piastri melengkapi podium di posisi ketiga. Verstappen harus puas finis keempat. “Kami menang di Monaco dan itu saja sudah cukup. Saya tumbuh dengan mimpi bisa menang di sini. Sekarang itu tercapai,” ucap Norris.

Dengan hasil ini, Piastri mengoleksi 161 poin, disusul Norris dengan 158, dan Verstappen di peringkat ketiga dengan 136. McLaren pun memimpin klasemen konstruktor dengan 319 poin, unggul jauh dari Mercedes (147), Red Bull (143), dan Ferrari (142).

Norris menjadi pembalap McLaren pertama yang menang di Monaco sejak Lewis Hamilton pada musim juara dunianya di tahun 2008. Leclerc mengaku kecewa gagal menang di rumah sendiri. “Sejujurnya, saya kalah sejak kemarin. Lando tampil lebih baik dan layak menang. Saya sudah mewujudkan mimpi masa kecil tahun lalu, tapi kali ini belum berhasil,” ujar Leclerc.

Piastri mengaku puas meski menganggap akhir pekan di Monaco sebagai salah satu yang sulit. “Kalau ini disebut akhir pekan buruk, maka semuanya masih berjalan cukup baik,” ujarnya.

Balapan diwarnai strategi kontroversial saat sejumlah tim secara sengaja memperlambat laju kendaraan demi membuka ruang pit stop bagi rekan setim. Hal ini dilakukan McLaren, Williams, hingga tim RB. Isack Hadjar dan Liam Lawson, dua pembalap RB, bahkan sukses finis keenam dan kedelapan lewat taktik ini.

Di tengah kekacauan, Lewis Hamilton mampu finis kelima, naik dua posisi dari start ketujuh. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.