Dua Kelompok Anarkis Klaim Telah Sabotase Listrik di Prancis, 160.000 Rumah Terdampak

Senin, 26 Mei 2025, 12:58 WIB

MOSKWA - Dua kelompok anarkis anonim pada Minggu (25/5) waktu setempat mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa pemadaman listrik di Prancis selatan yang mengakibatkan sekitar 160.000 rumah tangga kehilangan aliran listrik untuk sementara waktu.

Pemadaman listrik skala besar itu melanda wilayah departemen Alpes-Maritimes, tempat berlangsungnya Festival Film Cannes, sekitar pukul 08:00 GMT (15.00 WIB) pada Sabtu (24/5).

Ket. Foto: Selain wilayah Prancis selatan, sejumlah kota di Spanyol juga mengalami pemadaman listrik. — Sumber: istimewa

Namun, pasokan listrik dilaporkan sudah kembali pulih pada hari itu juga. “Kami adalah dua kelompok anarkis. Kami mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap instalasi listrik di Cote d'Azur (kawasan pantai Mediterania di Prancis selatan)," kata pernyataan yang diterbitkan oleh pengguna anonim di jaringan Indymedia.

Tujuan sabotase tersebut adalah untuk memutus aliran listrik ke Festival Film Cannes dan perusahaan-perusahaan industri di daerah tersebut sebagai protes terhadap polusi industri dan pasokan senjata Prancis ke Ukraina dan Timur Tengah, menurut pernyataan dari para anarkis itu.

Otoritas Prefektur Alpes-Maritimes mengatakan pada Sabtu bahwa kebakaran telah terjadi di gardu listrik setempat pada malam hari dan baru dapat dipadamkan sekitar pukul 04:30 GMT (11.30 WIB).

Selain itu, kabel listrik tegangan tinggi juga dilaporkan terputus di wilayah departemen tersebut.

Stasiun radio Franceinfo melaporkan bahwa polisi meyakini pemadaman listrik tersebut merupakan akibat dari "sabotase."

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.