Berpotensi Menguat Lanjutan Awal Pekan Ini (26/5)
Senin, 26 Mei 2025, 09:16 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren positif pada awal pekan ini. Pergerakan IHSG bakal dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan internal.
Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan melihat pasar akan menantikan sejumlah data penting di Amerika Serikat (AS), yakni data durable goods orders dan Core PCE price index pada April 2025. Selain itu, pasar juga menantikan rilis hasil rapat dewan kebijakan bank sentral AS (The Fed) atau FOMC.Â
Dari dalam negeri, lanjutnya, investor juga akan mencermati data keyakinan konsumen (consumer confidence) Mei 2025 yang diperkirakan turun ke 84 dari 86 pada April 2025.
Karenanya, Valdy memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (26/5), bergerak konsidasi di kisaran 7.200 - 7.300.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/5) sore, ditutup menguat 47,18 poin atau 0,66 persen ke posisi 7.214,16, dipimpin oleh saham-saham sektor barang baku (basic materials). Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,53 poin atau 0,19 persen ke posisi 816,54.Â
âDi dalam negeri, IHSG menguat karena masih terasanya euphoria pemangkasan tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI) dari sebelumnya 5,75 menjadi 5,50 persen,â ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus di Jakarta.
Dari mancanegara, Morgan Stanley menaikkan perkiraan PDB 2025 untuk Tiongkok menjadi 4,5 persen dan 4,2 persen untuk tahun 2026, menyusul meredanya ketegangan perdagangan Tiongkok dengan AS dan stimulus fiskal yang diharapkan sebesar 500 miliar yuan hingga 1 triliun yuan untuk infrastruktur.Â
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Asia dan Global
-
IHSG Dibuka Menguat 2,75 Persen, Mengikuti Bursa Asia Seiring Trump Kembali Tunda Serangan ke Iran
-
Pergerakan indeks harga saham gabungan
-
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Pasar Cermati Arah Moneter Global di Tengah Konflik AS-Iran
-
IHSG naik pada hari pertama penerapan WFH bagi ASN
-
IHSG Hari Ini Berpotensi Volatil di Tengah Sikap Wait and See Pertemuan The Fed
-
Alarm Pasar Saham: IHSG Anjlok Nyaris 20% Sepanjang 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.