Arsip Kotabaru dan Colombo Plan Dapat Penghargaan Nasional, Bukti Yogyakarta Punya Sejarah Besar
Minggu, 25 Mei 2025, 21:55 WIBJAKARTA â Pemerintah Kota Yogyakarta mendapat penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atas keberhasilannya merawat dan menyusun arsip sejarah Kawasan Kotabaru dari tahun 1925 hingga 2023. Arsip ini secara resmi ditetapkan sebagai bagian dari Memori Kolektif Bangsa (MKB)âyaitu kumpulan arsip penting yang menjadi bukti perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Selain itu, Yogyakarta juga mendapat penghargaan MKB untuk Arsip Konferensi Colombo Plan XI tahun 1959, yang diusulkan bersama oleh Pemkot Yogyakarta dan Pemerintah Daerah DIY.
Penghargaan ini diberikan dalam rangka Hari Kearsipan ke-54 di Jakarta, Kamis (22/5). Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Afia Rosdiana, menerima langsung penghargaan tersebut.
âIni pengakuan nasional pertama kami. Arsip Kotabaru adalah bukti bahwa kawasan ini punya peran penting dalam sejarah Indonesia,â kata Afia.
Kenapa Kotabaru Penting bagi Sejarah Indonesia?
Kotabaru bukan hanya kawasan elit biasa di Yogyakarta. Kawasan ini dulunya dibangun pada masa kolonial sebagai permukiman modern untuk orang-orang Belanda. Saat Jepang datang, Kotabaru dijadikan markas militer. Pada masa revolusi kemerdekaan, kawasan ini bahkan sempat menjadi pusat pemerintahan Republik Indonesia tahun 1946â1949.
âKotabaru juga saksi peristiwa Serbuan Kotabaru 7 Oktober 1945. Bangunan dan arsipnya masih terawat sampai sekarang,â jelas Afia.
Apa yang Diakui oleh ANRI?
Pengakuan MKB didasarkan pada 320 berkas arsip yang berhasil dikumpulkan dan ditelusuri oleh tim Pemkot Yogyakarta dari 23 lembaga berbeda. Arsip itu terdiri dari dokumen tertulis, foto-foto lama, peta kuno, dan berbagai dokumen sejarah lainnyaâtermasuk Peta Kotabaru tahun 1925 yang menampilkan tata letak asli kawasan tersebut.
Butuh waktu sekitar 20 bulan untuk menyusun dokumen dan memenuhi semua syarat yang ditetapkan ANRI agar arsip tersebut bisa diakui sebagai MKB.
Arsip Colombo Plan Juga Diakui
Tak hanya Kotabaru, Yogyakarta juga ikut mendapat pengakuan MKB untuk arsip Konferensi Colombo Plan XI tahun 1959, sebuah forum penting negara-negara Asia yang saat itu berlangsung di Yogyakarta. Arsip ini sebagian besar disimpan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta dan didukung oleh Pemda DIY.
âKami bersyukur bisa berkontribusi. Pengakuan ini menunjukkan pentingnya Yogyakarta dalam diplomasi internasional dan sejarah pembangunan nasional,â ujar Afia.
Untuk Apa Semua Ini?
Dengan pengakuan ini, Yogyakarta tidak hanya menjaga sejarah, tetapi juga menegaskan siapa kita sebagai bangsa. Arsip-arsip ini akan menjadi rujukan kebijakan, edukasi generasi muda, dan penguatan identitas kota.
âKalau arsip-arsip ini tidak dirawat, bisa hilang selamanya. Sekarang kita punya bukti sejarah yang kuat, yang bisa diakses dan dimanfaatkan untuk masa depan,â tutup Afia.
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
BPBD Imbau Warga Mudik Antisipasi Rumah Terendam Banjir saat Mudik
-
BGN Beri Tip Membiasakan Minum Susu Bagi Anak "Lactose Intolerant"
-
Sekda Aceh Harap Percepatan Penanganan Bencana Jelang Ramadan
-
Indahnya Ramadan: Koramil 1710-07/Mapurujaya Bagikan Takjil Gratis untuk Masyarakat
-
Lebih dari 140 Orang Tewas akibat Gempa Myanmar
-
Serat Palilah Diserahkan, Warga Pedak Baru Bantul Dapat Kepastian Tinggal
-
Waspada! Potensi Gelombang Tinggi Capai 2,5 hingga 4 Meter di Perairan Selatan Jateng
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.